Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Acara Sosialisasi Kewarganegaraan Republik Indonesia yang digelar Kanwil Kemenkumham DIY di Hotel Sahid Raya, Selasa (17/4/2018). Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Kanwil Kemenkumham DIY mengadakan Sosialisasi Kewarganegaraan Republik Indonesia di Hotel Sahid Raya, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (17/4/2018).
Sosialisasi dilakukan sebagai bagian dari koordinasi antarinstansi terkait dalam pencatatan kewarganegaraan, sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya pencatatan kewarganegaraan.
"Kanwil Kemenkumham DIY terus berusaha memberikan informasi terkait pengurusan pencatatan kependudukan dan kewarganegaraan, sekaligus memberikan berbagai kemudahan dalam pengurusannya, salah satu cara agar informasi itu dapat didapatkan yaitu melalui sosialisasi," kata Ketua Panitia Sosialisasi Kewarganegaraan, Eko Cahyanto, Selasa.
Sosialisasi yang digelar mengangkat tema Proses Kewarganegaraan Republik Indonesia Secara Elektronik dan Pencatatan Administrasi Kependudukan Dalam Lingkup UU No.12/2006 tentang Kewarganegaraan RI.
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Gunarso, dalam sambutannya mengatakan meskipun kemudahan sudah diberikan dalam pengurusan administrasi terkait dengan kewarganegaraan, namun syarat-syarat tetap harus diperhatikan. Menurutnya, melalui Permenkumham No.47/2016 dan No.36/2016, pengurusan layanan kewarganegaraan yang sebelumnya harus dilakukan secara manual, kini bisa secara elektronik atau online. Pelayanan berbasis elektronik itu diluncurkan sejak 23 Mei 2017.
Gunarso berharap layanan itu akan mempermudah dan mempercepat pelayanan kewarganegaraan. Pelayanan elektronik juga diharapkan akan mewujudkan layanan yang lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi, dan mengurangi ekonomi biaya tinggi.
Sejak diluncurkan tahun lalu, permohonan pengurusan administrasi kewarganegaraan bisa melalui aplikasi elektronik yang tersedia, pemohon juga dapat mengetahui alurnya dari aplikasi tersebut. Selain itu setelah dilakukannya pelayanan berbasis elektronik, waktu permohonan dari 49 hari menjadi lima hari sejak diterima dokumen secara lengkap. Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan akademisi, instansi terkait di kabupaten/kota se-DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mendalami motif penyerangan tiga jemaah Masjid Darul Ma’arif di Duren Sawit. Sejumlah senjata tajam dan tabung gas ditemukan.
Program Gentengisasi meluncurkan pengiriman 2,4 juta genteng Jatiwangi. Sugiono menyebut program ini berpotensi menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja.
Lima mahasiswa UGM asal Banyumas mengolah limbah jerami menjadi hard carbon untuk material anoda baterai ion natrium.
Napoli menahan Lazio 1-1 di Liga Italia 2026/2027. Hasil ini memutus lima kemenangan beruntun Lazio, tetapi mereka tetap di puncak klasemen.
Tanaka Hirataro Setiawan terpilih sebagai Ketua Pengcab Orado Bantul periode 2026-2030 dalam Muscab di Sleman.