SBY Nyanyi di Distoria 2026, Festival Musik Pelajar Magelang Meriah
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Bambang Sasongko Mulyo dan Tri Budi Utama dari Pokja Tambakbayan (kiri) saat beraudiensi di Harian Jogja, Kamis (19/4/2018). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA-Memperingati Hari Air Sedunia, komunitas pecinta sungai Pokja Tambakbayan akan menggelar susur sungai dengan misi pengenalan dan konservasi sungai.
Ketua panitia kegiatan Keceh lan Reresik Kali Tambakbayan #3 Tahun 2018, Bambang Sasongko Mulyo mengungkapkan ada 3 misi yang diusung dalam kegiatan yang akan digelar Minggu (22/4/2018) tersebut.
Pertama, pendataan sebaran sampah di sungai Tambakbayan. "Nantinya, sepanjang susur sungai, peserta akan diminta mendata sebaran limbah dan sampah yang ditemui," katanya, saat beraudiensi di Harian Jogja, Kamis (19/4/2018).
Misi kedua, yakni mengamati krisis di sungai yang berpotensi menimbulkan bencana, kerusakan dan kerugian di masyarakat. Adapun ketiga adalah penanaman pohon di tepi sungai.
Kegiatan ini akan dikemas dengan format tubing, yakni susur sungai menggunakan ban. Ada 125 peserta yang dibagi menjadi 25 tim. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai komunitas pecinta sungai di DIY, relawan, mahasiswa pecinta alam hingga pegawai instansi pemerintahan.
Route yang diambil yakni mulai Embung Tambakboyo hingga Dusun Kalongan Depok Sleman. Di sepanjang 1,5 km ini, peserta nanti diharuskan membuat resume dan pemaparan tentang seperti apa permasalahan yang ditemukan. "Selanjutnya, mereka diminta membuat strategi restorasi dan rekomendasi yang bisa dilakukan untuk pihak terkait," jelasnya.
Tri Budi Utama, Ketua Pokja Tambakbayan menambahkan prinsip kelestarian sungai itu bukan dilakukan dengan tidak menyentuh sungai sama sekali. "Tetapi bagaimana manusia dengan sungai sebagai bagian dari alam, bisa hidup berdampingan saling bermanfaat dan menjaga kelestariannya," katanya.
Menanggapi hal itu, Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan kesadaran untuk menjaga kelestarian sungai harus terus digaungkan. Ia mengakui masih ada masyarakat yang menganggap sungai sebagai tempat sampah.
"Harian Jogja sebagai media massa terus mendukung upaya kelestarian sungai, salah satunya dengan pernah membuat liputan khusus tentang kondisi dan kelestarian sungai di DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.