RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Personel Satpol PP dan Satlinmas Bantul menunjukkan kemampuan bela diri di hadapan Forkompinda Bantul di Lapangan Paseban Bantul, Kamis (19/4)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Menyambut tahun politik, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul diminta terlibat dalam komunitas intelijen daerah agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat.
Hal itu disampaikan Bupati Bantul Suharsono saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Satpol PP dan ke-56 Satlinmas di Lapangan Paseban Bantul, Kamis (19/4/2018).
"Perayaan ulang tahun Satpol PP saat ini bertepatan dengan datangnya tahun politik. Karena itu diharapkan peranan Satpol PP dan Satlinmas untuk mengawal agenda nasional [pemilu]," kata Suharsono dalam sambutannya.
Menurut dia, Satpol PP dan Satlinmas merupakan komponen yang sehari-hari bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Sekretaris Satpol PP Bantul Gunawan Budi Santoso mengatakan pihaknya sudah membentuk tim intelijen khusus untuk mendeteksi potensi gangguan dan ketertiban masyarakat. Menurut dia, dalam perhelatan pemilu, baik pemilu nasional maupun lokal, stabilitas merupakan nomor satu, karena masyarakat butuh ketenteraman dan keamanan.
"Semua potensi gangguan harus diantisipasi. Jangan sampai kami kecolongan ketika terjadi gangguan, ancaman, tantangan dan hambatan keamanan serta ketertiban," kata Gunawan.
Pada 2019 mendatang Indonesia akan menggelar pemilu serentak untuk memilih anggota DPRD, DPR RI, DPD, serta pemilihan presiden dan wakil presiden. Meski pemilu dimulai April tahun depan, tetapi sejumlah partai politik saat ini sudah mulai menjaring bakal calon legislatif yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Juni mendatang.
Selain pemilu, Bantul juga akan menyelenggarakan pemilihan lurah desa (pilurdes) serentak pada Oktober tahun ini. Pilurdes tersebut melibatkan 30 desa di beberapa kecamatan.
Pilurdes diprediksi bakal ramai karena mendekati Pemilu 2019. Selain itu juga tidak ada batasan domisili untuk para calon lurah desa. Sehingga pilurdes juga dinilai berpotensi ada gesekan di masyarakat.
"Kami mulai memetakan potensi gesekan untuk mengantisipasi agar jangan sampai pilurdes menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Sekretariat Daerah (Setda) Bantul Jazim Azis, beberapa waktu lalu.
Upacara Peringatan HUT Satpol PP dan Satlinmas diikuti ratusan personel Satpol PP dan Satlinmas, serta organisasi Paksi Katon. Upacara tersebut juga dihadiri jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forompinda) Bantul. Seusai upacara, Satpol PP dan Satlinmas menunjukkan kemampuannya dalam bela diri di lapangan Paseban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)