Gunungkidul Siap Pasok Kebutuhan Hewan Kurban DIY dan Sekitarnya
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Ilustrasi BPNT./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Bantul akan menyerahkan kartu keluarga sejahtera (KKS) kepada 97.472 keluarga penerima manfaat pada Rabu (25/4/2018) atau hari ini. Kartu itu digunakan sebagai sarana menarik bantuan pangan nontunai (BPNT) yang mulai disalurkan di akhir bulan ini.
Kepala Seksi Bantuan Fakir Miskin dan Korban Bencana, Dinsos P3A Bantul Lestari Hardianingsih mengatakan persiapan penyaluran BPNT sudah dimaksimalkan. Untuk saat ini, rencananya akan disalurkan KKS kepada masyarakat penerima bantuan. Untuk menunjang kelancaran pengambilan bantuan, bank sudah membagikan 187 mesin electronic data capture (EDC) kepada agen pangan yang telah ditunjuk menyalurkan bantuan.
“Untuk agen pangan memang masih ada yang belum menerima karena persyaratan yang dibutuhkan belum lengkap. Tapi untuk tahap awal ini, ada 187 mesin EDC yang dibagikan,” kata Lestari saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/4/2018).
Dia menjelaskan pembagian KKS rencananya dilakukan secara serentak pada hari ini. Nantinya, di dalam setiap kartu sudah terisi uang sebesar Rp110.000 yang bisa digunakan untuk mengambil bantuan di agen-agen yang telah ditunjuk.
Meski demikian, kata Lestari, untuk penyaluran di Bantul tidak bisa serentak karena terkendala tempat sehingga pelaksaanaan diundur satu hari. “Contohnya di Kecamatan Bantul dan Pandak belum ada tempat untuk menyalurkan karena aula di kecamatan digunakan untuk kegiatan yang lain. Jadi rencananya pembagian baru dilakukan 26 April,” katanya.
Menurut dia, persoalan ini bukan suatu hal yang dipermasalahkan karena dalam pengambilan sepenuhnya diserahkan kepada KPM. “Bantuan bisa diambil kapan saja. Yang jelas di dalam kartu yang diserahkan sudah terisi nominal uang Rp110.000,” ucapnya.
Kepala Dinsos P3A Bantul Eddy Susanto mengatakan dalam program BPNT, setiap bulan KPM akan mendapatkan jatah uang Rp110.000. Uang ini rencananya digunakan untuk menebus beras dan telur di agen-agen yang telah ditunjuk.
Menurut dia, program BPNT seharusnya disalurkan di Februari lalu. Namun dikarenakan beberapa persoalan diundur dan baru direalisasikan di April ini. Selama masa transisi pemberian bantuan, KPM setiap bulan diberi jatah bantuan sosial pangan rastra sebanyak sepuluh kilogram per keluarga. “Ini diberikan secara gratis selama program BPNT belum digulirkan,” kata Eddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Timnas Swedia umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Isak, Elanga, dan Lindelof jadi andalan di Grup F.
Pakar UII Jogja mengembangkan AI wisata halal berbasis graf pengetahuan untuk menyatukan data wisata halal global yang lebih akurat dan cepat.
Renovasi Mandala Krida dikaji UGM selama 5 bulan. Tribun timur yang bergoyang jadi sorotan, Pemda DIY diminta hati-hati.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia