Petani Mau Pakai Merek Beras Asli Bantul? Eits, Ada Syaratnya

David Kurniawan
David Kurniawan Minggu, 06 Mei 2018 05:17 WIB
Petani Mau Pakai Merek Beras Asli Bantul? Eits, Ada Syaratnya

Bupati Bantul Suharsono saat menunjukan merek Beras Asli Bantul di kawasan Kebun Buah Mangunan, Kecamatan Dlingo, Rabu (2/5/2018). /Harian Jogja, David Kurniawan

Harianjogja.com, BANTUL-Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul Pulung Haryadi meminta kepada asosiasi gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk menjaga mutu dari Beras Asli Bantul. Hal ini dibutuhkan agar keberadaan merek beras itu dapat diterima masyarakat secara luas.

“Harus dijaga karena kualitas sangat penting untuk memenangkan pasar,” kata Pulung, Sabtu (5/5/2018).

Menurut dia, cara menjaga mutu dapat dilaksankaan dengan terus melakukan pengontrolan secara ketat mulai dari awal hingga proses pengepakan beras. Ditambahkannya, tujuan utama membuat beras merek lokal adalah untuk mewadahi hasil panen padi dari petani yang tergabung dalam gabungan kelompok petani.

Oleh karenanya, seluruh gapoktan di Bantul dapat menggunakan nama merek ini. Namun, untuk dapat menggunakan merek ini, gapoktan harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya, harus memiliki sertifikat produksi domestik dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).

“Kami akan terus melakukan pengawasan terutama menyangkut kualitas dan mutu dari beras yang dihasilkan,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online