Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Bupati Bantul Suharsono saat menunjukan merek Beras Asli Bantul di kawasan Kebun Buah Mangunan, Kecamatan Dlingo, Rabu (2/5/2018). /Harian Jogja, David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL-Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul Pulung Haryadi meminta kepada asosiasi gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk menjaga mutu dari Beras Asli Bantul. Hal ini dibutuhkan agar keberadaan merek beras itu dapat diterima masyarakat secara luas.
“Harus dijaga karena kualitas sangat penting untuk memenangkan pasar,” kata Pulung, Sabtu (5/5/2018).
Menurut dia, cara menjaga mutu dapat dilaksankaan dengan terus melakukan pengontrolan secara ketat mulai dari awal hingga proses pengepakan beras. Ditambahkannya, tujuan utama membuat beras merek lokal adalah untuk mewadahi hasil panen padi dari petani yang tergabung dalam gabungan kelompok petani.
Oleh karenanya, seluruh gapoktan di Bantul dapat menggunakan nama merek ini. Namun, untuk dapat menggunakan merek ini, gapoktan harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya, harus memiliki sertifikat produksi domestik dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).
“Kami akan terus melakukan pengawasan terutama menyangkut kualitas dan mutu dari beras yang dihasilkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.
Pemkab Gunungkidul yakin Perda RTRW segera terbit sebelum 7 Oktober untuk mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.