Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Hujan abu di Tegalrejo Kasihan Bantul./ Istimewa-Rema Apriliawan
Harianjogja.com, JOGJA- Hujan abu sebagai dampak Erupsi Freatik Gunung Merapi mengarah ke Selatan. Hujan abu mencapai wilayah Kota Jogja dan Bantul.
Laporan dari wartawan Harianjogja.com, hujan abu di kawasan Baciro, Gondokusuman Kota Jogja menyebabkan kawasan tersebut terselimuti abu berwarna putih.
Abu menutupi atap rumah, dedaunan, jalan serta benda-benda yang berada di luar. Abu yang beterbangan tertiup angin membuat udara kotor dan mengganggu pandangan serta pernapasan.
Abu yang memenuhi udara dikhawatirkan membahayakan pengendara. Oleh karenanya, sejumlah warga di kawasan itu menyiram halaman dengan air untuk menghalau abu agar tidak beterbangan.
Hujan abu vulkanik juga terjadi di wilayah Tegalrejo Kasihan Bantul. Rema Apriliawan, warga yang sedang berada di kawasan tersebut mengungkapkan hujan abu di kawasan kampus UMY masih terasa hingga siang.
"Ini semakin siang hujan abunya malah semakin deras," katanya, kepada Harianjogja.com.
Akibatnya, sejumlah mobil yang melintas kawasan tersebut harus menyalakan wiper untuk menghalau abu yang menutup kaca depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.