Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Menghadapi musim kemarau tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menyiapkan dana Rp638 juta untuk keperluan antisipasi kemungkinan bencana kekeringan.
Seperti diketahui, guna menghadapi dampak dari kekeringan itu, BPBD Gunungkidul sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp638 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Gunungkidul. Dana itu rencananya akan digunakan untuk penyediaan belanja barang dan jasa yang meliputi meliputi ketercukupan kebutuhan bahan bakar, membayar jasa sopir truk pengangkut air, dan kebutuhan administrasi lainnya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengungkapkan dari tahun lalu jumlah dana yang dikeluarkan berkisar di angka Rp600 juta. Adapun pertimbangan penentuan jumlah anggaran tersebut diambil dari analisi BPBD dalam pemetaan daerah-daerah rawan.
"Jadi ini tidak asal. Bahkan kami pikir jumlah ini [dana] masih kurang. Namun biasanya nanti ada tambahan dari pihak Provinsi dan swasta yang jumlahnya bisa lebih besar," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.