Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Suasana Pantai Baron, Tanjungsari, Selasa (15/5/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sar Satlinmas Pantai Baron, mengimbau kepada wisatawan yang hendak melakukan tradisi padusan di pantai selatan Gunungkidul untuk memperhatikan aturan keselamatan. Sebab beberapa hari terakhir sering terjadi laka laut yang menimpa wisatawan.
Sebagaimana diketahui sebelumnya kecelakaan laut terjadi di Pantai Wohkudu, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang pada Minggu (14/05/2018) kemarin. Seorang wisatawan mengalami luka parah di bagian kaki setelah terbentur karang ketika dihempas ombak sehingga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran luka-luka yang dideritanya tersebut.
Sebelumnya dua wisatawan di dua pantai berbeda yakni Pantai Baron dan Sepanjang yang keduanya masuk di wilayah Desa Kemadang, Tanjungsari, harus mendapat pertolongan Tim SAR Wilayah II Pantai Baron karena terperosok ke dalam palung serta sempat hanyut hingga tengah laut pada Sabtu (5/5/2018) lalu.
"Atas hal itu saya minta kepada wisatawan untuk tetap memperhatikan aturan. Kami tidak melarang bermain, tapi tetap jaga keselamatan," kata Koordinator Sar Satlinmas wilayah 2 Pantai Baron, Marjono, Selasa (15/5/2018).
Marjono mengungkapkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut, pihaknya menerjunkan seluruh personel yang berjumlah 57 orang untuk mengamankan kawasan di sepanjang pantai selatan saat padusan. Tim SAR disebar ke sejumlah titik pantai dari Pantai Pok Tunggal hingga Pantai Gesing. "Nanti personil akan membaur dnegan wisatawan untuk selalu ingatkan mereka," jelasnya.
Adapun salah satu pantai yang menjadi perhatian lebih adalah adalah Baron dan Drini. Pasalnya di pantai tersebut ripcurrent atau arus yang mengarah ke laut memiliki gelombang jauh lebih kuat dibanding pantai lainnya. "Yang penting wisatawan hati-hati, taati plang peringatan yang terpasang," kata Marjono.
Sementara itu dari pantauan Harianjogja.com di Pantai Baron, sejumlah wisatawan terlihat mandi di laut atau sekitar pantai. Sebagian besar nekad menerjang ombak pantai selatan yang dikenal ganas itu.
Fajar Nugraga, 21, warga Sleman mengaku sengaja datang untuk menikmati keindahan pantai itu. Fajar mengaku, dirinya menyempatkan diri mengunjungi beberapa pantai di Gunungkidul mulai dari Krakal, Indrayanti dan Wohkudu. "Cuma mau main aja mas sekalian padusan," ujarnya.
Salah seorang wisatawan asal Kulonprogo , Eko Sutrisno,32, mengaku sengaja mendatangi Pantai Baron untuk mandi besar sekaligus mengajak keluarga berwisata. "Sengaja datang ke Gunungkidul karena memang pantainya bagus dan banyak pilihannya,".
Eko mengaku sebelum kesini dirinya sempat khawatir jika ombak dalam kondisi berbahaya. "Tetapi setelah sampai kok ombaknya landai, anak-anak juga sempat berenang di laut," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.