Waspadai Kebakaran Akibat Musim Kemarau

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Sabtu, 19 Mei 2018 06:17 WIB
Waspadai Kebakaran Akibat Musim Kemarau

Ilustrasi kebakaran./Reuters

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dampak musim kemarau yang melanda Gunungkidul dimungkinkan menyebabkan meningkatnya potensi kebakaran. Kewaspadaan warga perlu ditingkatkan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul Diyono mengatakan, dari pengalamannya peristiwa kebakaran mengalami peningkatan selama kemarau. Terhitung, sebanyak 19 kasus kebakaran di musim kemarau tahun lalu telah terjadi.

"Kejadian selama musim kemarau tahun lalu mulai bulan Juli hingga Agustus 2017," katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (18/5/2018).

Diyono mengatakan, kasus kebakaran yang dimungkinkan terjadi selama musim kemarau tak hanya menimpa rumah atau bangunan saja, tapi juga di lahan. Kondisi yang kering memudahkan percikan api dari sumber api menyulut bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti semak, daun yang kering, hingga tanaman.

Seperti halnya untuk tahun ini khususnya selama bulan Mei UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul telah menangani lima kasus kebakaran di wilayahnya.

"Terakhir minggu lalu waktu kebakaran lahan yang imbasnya kandang ayam hangus karena warga lalai mematikan api," ujarnya.

Adapun penyebab kebakaran selain karena kesalahan teknis, korsleting listrik, tapi juga karena keteledoran manusia. Seringkali kasus kebakaran terjadi akibat kecerobohan saat memasak atau menyalakan api.

"Masyarakat terkadang lupa membuat api untuk membakar sampah atau memasak, tetapi karena keteledoran akhirnya merembet dan membakar sekitarnya," ujarnya.

Atas hal itu Diyono mengimbau kepada masyarakat untuk selau hati-hati. Kewaspadaan perlu ditingkatkan sebab efek kebakaran dapat menimpa banyak orang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online