Sleman Kelebihan Dokter, Gunungkidul dan Kulonprogo Masih Kekurangan
Dinkes DIY menilai jumlah dokter umum dan spesialis sudah mencukupi. Tantangan utama layanan kesehatan saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga medis antar
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Kebakaran tumpukan sampah terjadi di kolong Jembatan Gondolayu, tepatnya di wilayah Cokrodiningratan, Jumat (10/4/2026) siang. Api diduga dipicu puntung rokok yang menyulut material kering.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Api muncul dari tumpukan sampah di sisi barat jembatan dan sempat menimbulkan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan.
PS Kasihumas Polresta Yogyakarta, Anton Budi Susilo, menyampaikan dugaan awal kebakaran berasal dari sumber api kecil yang mengenai bahan mudah terbakar.
“Dari hasil analisa sementara, kebakaran dimungkinkan dipicu oleh puntung rokok yang dibuang di tumpukan sampah berupa daun kering, ranting, dan plastik,” ujarnya.
Saksi Cium Bau Terbakar
Salah satu saksi sempat mencium bau plastik terbakar sebelum melihat kepulan asap dari bawah jembatan. Laporan kemudian diteruskan ke petugas Bhabinkamtibmas Polsek Jetis.
Tak lama berselang, aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Dua Unit Damkar Diterjunkan
Sebanyak dua unit mobil pemadam dari Damkarmat Kota Yogyakarta dikerahkan dengan dukungan 12 personel. Proses pemadaman juga melibatkan warga sekitar dan komunitas setempat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke area lain.
Tanpa Korban, Area Dibersihkan
Anton memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Saat ini, area lokasi kebakaran tengah dibersihkan oleh warga.
“Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian ini. Saat ini api sudah padam dan dilakukan pembersihan di lokasi,” jelasnya.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan unit reskrim untuk penanganan lanjutan.
Ke depan, kepolisian merekomendasikan koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan tumpukan sampah di lokasi serupa bisa lebih optimal guna mencegah kejadian berulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes DIY menilai jumlah dokter umum dan spesialis sudah mencukupi. Tantangan utama layanan kesehatan saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga medis antar
Top Ten News Harian Jogja Selasa 16 Juni 2026, dari kabel semrawut Jogja hingga harga emas naik dan update Piala Dunia.
ESDM alokasikan Rp5,2 triliun untuk jargas 2027, targetkan 959 ribu sambungan rumah guna tekan impor LPG.
MK target putusan gugatan MBG pada Juli 2026. Sidang dipercepat, jumlah ahli dibatasi demi efisiensi waktu persidangan.
Bank Jateng salurkan bantuan RTLH Rp15 juta per rumah bagi 5 warga Rembang untuk dukung pengentasan kemiskinan.
Harga emas Pegadaian hari ini 16 Juni 2026 naik. Antam Rp2,83 juta/gram, UBS dan Galeri24 ikut menguat. Simak daftar lengkapnya.