Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Ilustrasi warga mengambil air di sumber mata air karena kekeringan./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Setelah desa di Bantul, kini giliran dua desa di Gunungkidul yang mengajukan dropping air. Usulan pengedropan air bersih dipicu mulai sulitnya warga mendapatkan air bersih akibat musim kemarau yang mulai mendera sebagian wilayah di DIY.
Seperti diketahui, beberapa pekan lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menerima permintaan pengedropan air dari warga Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul. Selain Imogiri, beberapa kecamatan seperti Piyungan, Dlingo, Pleret, dan Pundong juga rawan kekeringan sebagai dampak kemarau.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, dua desa yang mengajukan dropping air itu masing-masing adalah Desa Hargosari dan Ngestirejo (Kecamatan Tanjungsari). Sebelum merealisasikan permintaan itu, BPBD Gunungkidul kini tengah mengecek kondisi riil di lapangan.
Sejauh ini, kata dia, memang baru dua desa tersebut yang melaporkan soal kekurangan air bersih. Meski begitu, dia mengaku BPBD Gunungkidul tak pasif, melainkan berusaha menjemput bola dengan melakukan pengecekan kendati belum ada laporan.
Dia menjelaskan, kewenangan atas dua desa tersebut sebenarnya masuk dalam ranah pemerintah kecamatan. Tetapi jika dana di kecamatan belum ada, pihak BPBD Gunungkidul akan membantu mem-back up.
“Adapun anggaran yang disiapkan oleh BPBD Gunungkidul untuk mengatasi kekeringan sebesar Rp638 juta,” ucap dia, Selasa (22/5/2018).
Terkait dengan pengedropan air, dia mengatakan akan diberikan sesuai kebutuhan sehingga distribusinya bisa merata dan tepat sasaran. Dropping air rencananya akan diberikan pada setiap rukun tetangga (RT).
"BPBD dan Kecamatan sudah membagi nanti yang mana wewenang kecamatan, mana wewenang BPBD, tetapi kami tetap kordinasi terus," ujarnya.
Kepala Desa, Hargosari, Mugito mengatakan di desanya memang sudah mulai kesulitan air sudah dari beberapa minggu yang lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.