Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Foto ilustrasi penerangan jalan/Antara/Mohamad Hamzah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menargetkan perbaikan dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) selesai sebelum H-7 Lebaran.
"Pemasangan dan perbaikan PJU kami khususkan di jalan yang belum ada penerangan. Kalau jalur utama relatif sudah ada semua. Kisaran sudah 85 persen," ujar Kepala Dishub Gunungkidul, Syarief Armunanto kepada Harianjogja.com, Selasa (22/5/2018).
Beberapa jalan, terutama di daerah yang menjadi jalan alternatif diakuinya masih kekurangan PJU. Beberapa di antaranya ada di Jalan Imogiri-Dlingo-Getas-Wonosari, Jalan Bantul-Panggang-Saptosari-Paliyan-Wonosari, dan Jl. Gedangsari-Nglipar-Wonosari.
"Terutama daerah pinggiran. Namun kalau untuk spot-spot seperti jalan tikungan sudah ada," ujarnya.
Syarif menjelaskan target penuntasan optimasilasi PJU sebelum H-7 Lebaran demi kenyamanan pemudik. Sebab selepas lewat waktu tersebut dimungkinkan terjadi peningkatan jumlah pemudik yang masuk ke Gunungkidul. "Kita kan juga buka jalur alternatif buat pemudik, jadi demi keselamatan mereka PJU sudah kelar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.