Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul hanya mampu merekrut sekitar 400 aparatur sipil negara (ASN) tahun ini jika mendapat kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ASN, yakni 2.643 orang.
"Dari hitung-hitungan keuangan, ketersediaan anggaran hanya cukup untuk mencakup 400-an ASN," kata Kepala Bidang Formasi, Pengembangan, Pendidikan dan Latihan Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Triyanto, Minggu (27/5/2018).
Triyanto tidak menyebutkan nominal anggaran yang tersedia untuk 400-an ASN tersebut. Ia meyakini jumlah pegawai di masa mendatang akan berkurang sedikit-sedikit seiring dengan kemajuan teknologi. Hal itu diakuinya juga menjadi kajian Pemerintah Pusat dalam membuka CPNS tahun ini.
Ia mengaku belum mengetahui berapa kuota CPNS untuk Bantul tahun ini. Namun, pihaknya sudah menyampaikan kebutuhan ASN di Bantul berdasarkan analisis beban kerja saat ini.
Berdasarkan beban kerja, kebutuhan ASN Bantul sebanyak 10.970 orang. Sementara, jumlah ASN yang ada saat ini ada 8.327 orang. Sehingga masih ada kekurangan sekitar 2.643 orang.
Jumlah ASN yang ada itu termasuk ASN yang akan pensiun pada tahun ini. ASN yang akan memasuki usia pensiun selama tiga tahun ke depan tercatat ada sekitar 2.207 orang. "Jumah kebutuhan ASN yang kami sampaikan sesuai dengan analisa beban kerja," kata Triyanto.
Kendati jumlah kebutuhan ASN yang diusulkan banyak, Triyanto tidak meyakini akan disetujui semua, melainkan berdasarkan skala perioritas yang mendukung visi pembangunan daerah. Pihaknya sudah menyampaikan formasi perioritas melalui aplikasi yang disediakan Kemenpan RB.
Yang jelas, kata dia, sebagian besar kebutuhan ASN Bantul adalah tenaga fungsional guru dan tenaga kesehatan. Selama ini untuk menutupi kekurangan ASN adalah pengangkatan tenaga honorer, salah satunga guru tidak tetap atau GTT.
Diketahui Kemenpan RB tahun ini bakal membuka lowongan CPNS besar-besaran. Penerimaan CPNS 2018 ini tidak lebih dari angka ASN yang pensiun. ASN yang pensiun tahun ini diperkirakan 200 ribuan. Jumlah kuota CPNS di masing-masing daerah berbeda. Triyanto berujar berdasarkan informasi yang diperolehnya, kepastian kuota CPNS untuk Bantul diketahui akhir bulan ini.
Terpisah, Kepala Bidang Perbendaharaan BKAD Bantul, Dian Mutiara, saat dimintai konfirmasi terkait kemampuan anggaran untuk menambah ASN, tidak hapal. Sementara untuk gaji ASN di Bantul sampai Mei tahun ini sekitar Rp600 miliar.
"Jumlah itu belum termasuk gaji ke-13 dan 14 yang akan dibayarkan dalam dua bulan ini," kata Dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Hasil survei menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
Kejagung mengungkap alasan Rinaldi Umar batal menjadi Dirdik Jampidsus. Posisi tersebut kini ditempati Saiful Bahri Siregar.
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.