Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Pemantauan harga sejumlah bahan pokok dan sejumlah komoditas lain di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY bersamaan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman melakukan pantauan harga komoditas ke sejumlah distributor. Hal ini untuk mamastikan tidak adanya lonjakan harga komoditas jelang Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Disperindag DIY Trisakti melakukan pantauan harga kebutuhan pokok di tingkat distributor bersama dengan TPID Kabupaten Sleman di gudang distributor CV Tri lestari di Jalan Kabupaten, Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman pada Kamis (31/5/2018). Hasil pantauan tersebut diketahui keseluruhan harga relatif stabil bahkan ada yang mengalami penurunan seperti bawang putih, minyak goreng, dan gula.
Pihaknya menjamin stok tetap akan stabil hingga menjelang lebaran, bahkan ia mangatakan untuk stok beras sudah terjamin ketersediaannya hingga 3,5 – 4 bulan ke depan. Namun, diakuinya ada beberapa komoditas yang mungkin mengalami kenaikan seperti telur dan ayam menjelang Lebaran, karena kebutuhan yang meningkat. “Pada umumnya stok maupun harga terkendali,” kata Trisakti, Kamis kemarin.
Sementara itu Arif Budiono Selaku Distributor komoditas bahan pokok CV Tri lestari mengatakan memang ada kenaikan permintaan sebesar 10% pada bulan Ramadan kali ini. Dia memperkirakan akan ada kenaikan permintaan sebesar 20% menjelang Lebaran nanti. "Tapi untuk stok sampai saat ini masih mencukupi," katanya.
Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani mengatakan kebutuhan seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng masih stabil. Bahkan penurunan terjadi pada komoditas seperti cabai merah dari Rp33.269 per kilogram menjadi Rp26.620. Sedangkan kenaikan daging ayam harga awal Rp32.000 menjadi Rp33.650 per kilogram; terlu ayam dari harga Rp21.538 menjadi Rp23.130 per kilogramnya.
Dalam pantauan yang dilakukan tersebut, selain memantau harga komoditas, Disperindag DIY juga melakukan sosialisasi kepada distributor agar memiliki Tanda Daftar Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok (TDPUD Bapok). Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20/2017, bahwa setiap pelaku usaha distribusi barang kebutuhan pokok yang mendistribusikan barang kebutuhan pokok wajib memiliki TDPUD Bapok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.