Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai diimbau untuk mewaspadai adanya ubur-ubur. Saat ini ubur-ubur yang dinilai berbahaya sudah mulai bermunculan.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan berbarengan dengan lonjakan wisatawan pada lebaran mendatang dimungkinkan ubur-ubur mulai banyak bermunculan.
“Untuk bulan ini kan berbarengan dengan kunjungan wisata yang meningkat libur lebaran, Australia sedang musim dingin, ubur-ubur akan ke Indonesia [termasuk pantai wilayah selatan Gunungkidul]. Wisatawan mesti berhati-hati, terpenting jangan asal memegang,” kata Badingah, Minggu (3/6/2018).
Badingah mengatakan berbagai persiapan juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya korban, mulai kordinasi dengan tim SAR maupun dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Gunungkidul, dan Dinas Pariwisata (Dinpar), Gunungkidul, Puskesmas untuk menghindari resiko korban.
“Jangan sampai kurang siap dengan munculnya ubur-ubur. Terutama untuk anak-anak perlu diperhatikan, mereka sering memegang karena tertarik dengan bentuknya, padahal bisa berbahaya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa