Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Sejumlah truk pengangkut air bersih mulai bertolak dari kantor BPBD Gunungkidul menuju wilayah kekeringan untuk lakukan dropping air bersih, Wonosari, Senin (4/6/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengedropan air bersih mulai dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Hal ini menyusul musim kemarau yang mulai timbulkan kekeringan di Bumi Handayani.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pihaknya mengerahkan enam truk tangki air yang setiap hari lakukan total 24 rit. Dari anggaran yang ada, diperkirakan sebanyak 3.350 rit akan diambilalih oleh BPBD.
"Jadi masing-masing [truk tangki] setidaknya empat kali perjalanan," ucapnya seusai pelepasan bantuan dropping air bersih di halaman Kantor BPBD Gunungkidul, Senin, (4/6/2018).
Ditanya soal data penerima bantuan dropping air, Edy mengatakan pihaknya masih akan meng-update data. Hal ini untuk mengetahui jumlah pasti kepala keluarga yang terdampak kekeringan. "Nanti akan ada by name by adress siapa penerima bantuan air bersih yang disalurkan dari bak penampungan setiap RT," katanya.
Dari pemetaan sementara, BPBD Gunungkidul memperkirakan tahun ini wilayah terparah akibat kekeringan di kecamatan Purwosari, Panggang, Girisubo dan Rongkop. Pihaknya masih menunggu koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY terkait dengan perkiraan musim kemarau.
Seperti diketahui, mulai Senin, Pemkab Gunungkidul secara resmi mulai menyalurkan bantuan air bersih ke enam titik yang ada di lima kecamatan yakni Saptosari, Tepus, Tanjungsari, Rongkop, dan Girisubo.
Berdasarkan data BPBD Gunungkidul, total ada sembilan kecamatan yang menjadi sasaran pengedropan. Selain lima kecamatan yang disasar pada Senin, masih ada empat kecamatan lain yang akan menerima bantuan, yakni Panggang, Gedangsari, Ngawen dan Purwosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.