Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Ilustrasi pemeriksaan makanan di pasaran./Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Kesehatan Bantul masih menemukan makanan berbahaya di pasaran. Hasil ini merupakan pemantauan di sepuluh titik selama Bulan Puasa.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Maya Sintowati Pandji mengatakan, pemantauan keamanan pangan di pasaran menyasar ke pasar tradisional dan toko modern. Selama lebaran, pemantauan di lakukan di sepuluh titik.
Menurut dia, selama pemantauan, tim yang berkeja sama dengan Satpol PP Bantul masih menemukan makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya seperti formalin, rodhamin B, methanol yellow, boraks. Selain itu, juga ditemukan makanan kemasan yang kedaluarsa atau kemasan mengalami kerusakan. “Ini patut diwaspadai karena bisa merugikan konsumen,” kata Maya kepada wartawan, Jumat (8/6/2018).
Dijelaskannya, untuk temuan penganan yang mengandung bahan berbahaya, Dinkes melakukan pendataan serta meminta kepada pemilik agar tidak menjualnya.
“Kami juga memberikan sosialisasi kepada pedagang untuk menggunakan bahan makanan yang tidak mengandung kimia berbahya sehingga aman bagi kesehatan,” ungkapnya.
Meski masih menemukan makanan dengan bahan kimia berbahaya, namun Maya mengakui jumlah temuan terus berkurang. Kondisi ini menandakan kesadaran pedagang untuk menggunakan bahan yang aman bagi kesehatan semakin baik.
“Yang jelas, kami akan terus memantau dan memberikan pendampingan karena penggunaan bahan yang aman bagi kesehatan sangat penting bagi perlindungan konsumen,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.