Awas, Masih Ada Makanan Berbahaya Beredar di Bantul!

David Kurniawan
David Kurniawan Sabtu, 09 Juni 2018 04:17 WIB
Awas, Masih Ada Makanan Berbahaya Beredar di Bantul!

Ilustrasi pemeriksaan makanan di pasaran./Bisnis Indonesia-Rachman

Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Kesehatan Bantul masih menemukan makanan berbahaya di pasaran. Hasil ini merupakan pemantauan di sepuluh titik selama Bulan Puasa.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Maya Sintowati Pandji mengatakan, pemantauan keamanan pangan di pasaran menyasar ke pasar tradisional dan toko modern. Selama lebaran, pemantauan di lakukan di sepuluh titik.

Menurut dia, selama pemantauan, tim yang berkeja sama dengan Satpol PP Bantul masih menemukan makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya seperti formalin, rodhamin B, methanol yellow, boraks. Selain itu, juga ditemukan makanan kemasan yang kedaluarsa atau kemasan mengalami kerusakan. “Ini patut diwaspadai karena bisa merugikan konsumen,” kata Maya kepada wartawan, Jumat (8/6/2018).

Dijelaskannya, untuk temuan penganan yang mengandung bahan berbahaya, Dinkes melakukan pendataan serta meminta kepada pemilik agar tidak menjualnya.

“Kami juga memberikan sosialisasi kepada pedagang untuk menggunakan bahan makanan yang tidak mengandung kimia berbahya sehingga aman bagi kesehatan,” ungkapnya.

Meski masih menemukan makanan dengan bahan kimia berbahaya, namun Maya mengakui jumlah temuan terus berkurang. Kondisi ini menandakan kesadaran pedagang untuk menggunakan bahan yang aman bagi kesehatan semakin baik.

“Yang jelas, kami akan terus memantau dan memberikan pendampingan karena penggunaan bahan yang aman bagi kesehatan sangat penting bagi perlindungan konsumen,” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online