Aduh, Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur di Pantai Parangtritis

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 20 Juni 2018 07:10 WIB
Aduh, Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur di Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis./Harian Jogja

Harianjogja.com, BANTUL--Puluhan wisatawan dari berbagai daerah tersengat ubur-ubur saat bermain air di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (19/6/2018). Dalam sehari sampai pukul 12.30 WIB, tercatat ada 28 wisatawan yang tersengat biota laut tersebut.

"Semua korban langsung mendapatkan penanganan medis di Posko SAR Parangtritis," kata Koordinator Search and Rescue (SAR) Bantul, Arief Nugraha.

Arief mengatakan sebagian korban yang tersengat ubur-ubur tersebut adalah anak-anak. Mereka tergoda untuk menyentuhnya saat melihat hewan laut yang bentuknya mungil tersebut saat bermain air. Tak dinyana biota laut beracun itu menyengat bagian tubuh wisatawan.

Korban yang tersengat merasakan panas, perih, dan gatal-gatal. "Ada yang tersengat bagian tangan, kaki, ada juga yang di badan. Kebanyakan anak-anak," ujar Arief.

Mereka diberi ramuan tradisional yang dibuat Tim SAR. Arief tidak hapal bahan ramuan yang diklaim manjur untuk mengobati bekas gigitan ubur-ubur tersebut. Sepengetahuan dia, ramuan itu campuran dari cabai, garam, dan rempah-rempah. Ramuan  berfungsi untuk mengahangatkan bagian tubuh yang tersengat.

Anggota SAR Parangtritis Purwanto menambahkan korban ubur-ubur diharuskan menghangatkan bagian yang tersengat. Bahkan korban tidak disarankan untuk berteduh karena menurut dia, akan memperlama rasa sakit yang dialami oleh korban. Sehingga korban harus berjemur setelah bagian tubuh yang tersengat diolesi ramuan.

Menurut dia, rasa sakit dan panas akibat sengatan ubur-ubur bisa dirasakan oleh korban hingga dua jam. Namun daya tahan tubuh korban juga sangat mempengaruhi proses pemulihan.

Arief Nugraha menegaskan ubur-ubur biasanya ada pada Juni-Agustus atau berbarengan dengan musim liburan Lebaran. Namun sejak sepekan terakhir ubur-ubur sempat tidak muncul ke permukaan. Sebelumnya korban sengatan ubur-ubur terjadi pada Rabu (14/6/2018) lalu atau H-2 Lebaran.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online