Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti bersama Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi saat seremonial dimulainya penataan Jalan Suroto sebagai kawasan trotoar, Selasa (26/6/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Proyek revitalisasi kawasan untuk pedestrian di Jalan Suroto Kotabaru resmi dimulai sejak Selasa (26/6/2018) kemarin. Suasana baru kawasan ini bisa dinikmati pada libur akhir tahun mendatang.
Pencanangan proyek tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Jogja Hariyadi Suyuti dan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi. Usai seremonial sederhana itu, sejumlah pekerja langsung melakukan pengukuran ulang trotoar di sisi Timur Jalan Suroto.
Menurut Hariyadi, revitalisasi tersebut dilakukan untuk menegaskan kawasan cagar budaya Kotabaru tersebut sebagai garden city bergaya Indies. Ke depan, lanjutnya, kawasan Jalan Suroto itu akan menjadi trotoar yang tidak kalah bagusnya dengan trotoar di kawasan Malioboro.
"Kami berharap kawasan Kotabaru nantinya menjadi area publik yang nyaman. Masyarakat nanti bisa melakukan berbagai aktivitas di sini,” kata Haryadi saat mengawali pekerjaan revitalisasi kawasan Kotabaru, Selasa (26/6/2018).
Penataan yang dilakukan oleh Pemkot Jogja, kata Haryadi, tidak hanya dilakukan dengan merevitalisasi trotoar tetapi juga kawasan tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari kursi dan lampu berornamen Indies hingga fasilitas penunjang lainnya seperi Wi-Fi.
Menurut Hariyadi, sebuah kota disebut maju jika kawasan untuk pedestrian yang ada memenuhi aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan serta kenyamanan. Khususnya bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati ruang publik.
"Jadi kemajuan sebuah kota tidak ditandai dengan banyaknya kendaraan pribadi yang lewat di jalan raya, tetapi dilihat dari bagaimana masyarakat bisa nyaman ketika berjalan kaki di trotoar,” katanya.
Diakuinya, proyek tersebut didanai oleh Dana Keistimewaan sebesar Rp9,5 miliar. Meski begitu, pelaksanaan proyek tersebut tetap memperhatikan kualitas dan detail pekerjaan. Dia meminta agar pengerjaannya paling tidak sama seperti yang dilakukan di Malioboro.
"Kalau perlu, kualitasnya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Agus Tri Haryono menambahkan proyek revitalisasi kawasan pedestrian tersebut ditargetkan selesai pada 23 Desember 2018. Dengan begitu, warga dan wisatawan bisa menikmati kawasan Indies tersebut selama libur panjang akhir tahun mendatang.
Selama proyek dilakukan, Pemkot Jogja tidak akan menutup jalan tersebut. Meski begitu, pengguna kendaraan bermotor diminta untuk memahami kondisi lalu lintas di kawasan tersebut. Begitu pula dengan pemilik usaha di sepanjang Jalan Suroto diminta untuk mendukung program revitalisasi tersebut.
"Kami akan bongkar dulu trotoar ini sebelum menggeser tiang listrik dan tiang lampu penerangan jalan,” kata Agus.
Trotoar yang semula hanya memiliki lebar 1,1 meter akan dibuat menjadi 2,4 meter dengan mengubah saluran drainase terbuka menjadi saluran tertutup. Ukuran saluran pun ditingkatkan menjadi 80x80 centimeter.
“Kami pun akan melengkapi trotoar dengan guiding block untuk tunanetra. Trotoar pun dibuat menyambung meski berada di in gang,” katanya.
Total panjang trotoar yang akan direvitalisasi mencapai dua kilometer. Trotoar dibangun menggunakan bahan teraso berwarna keabu-abuan dilengkapi ornamen yang mendukung citra kawasan Kotabaru sebagai kawasan Indies.
"Desain lampu dan kursi pun akan disesuaikan dengan kawasan yaitu menggunakan warna putih tulang,” katanya.
Pekerjaan revitalisasi tidak hanya berhenti pada penataan pedestrian saja tetapi juga dilakukan terhadap taman atau boulevard di tengah Jalan Suroto. Hanya saja, penataan taman tersebut belum bisa dilakukan pada tahun ini kecuali Pemkot mendapat tambahan dana keistimewaan pada anggaran perubahan tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta