Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Situasi audiensi antara sejumlah kepala desa seluruh Gunungkidul dengan bupati yang berlangsung di ruang rapat Sekda Gunungkidul, Rabu (27/6/2018). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Beberapa kepala desa yang tergabung dalam Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul ajukan sejumlah aspirasi dalam audiensi dengan bupati di Ruang Rapat Sekda Gunungkidul, Rabu (27/6/2018). Kesejahteraan kades menjadi fokus tuntutan tersebut.
Kepala Desa Banyusoca Sutiyono mengatakan beberapa Aspirasi kades yang disampaikan ke pemerintah kabupaten telah ditindaklanjuti oleh pemkab.
Adapun tiga tuntutan pokok yakni regulasi tiap beberapa UPD mengalami perbedaan pemahaman, kedua terkait advokasi kepala desa, ketiga aspirasi kesejahteraan kepala desa.
Terkait dengan regulasi di UPD dia menjelaskan pihaknya kesulitan merealisasikan hal tersebut lantaran sumber dana dari ADD, retribusi pajak, dan PADes dari 144 desa PADes nya kecil. "Jika diprosentase tidak ada 10 persen dari 144 desa," ungkapnya.
Ihwal kesejahteraan kades dalam audiensi tersebut juga membahas kesetaraan gaji kades dengan Aparatur Sipil Negara golongan II. Selain itu tuntutan untuk mendapatka Asuransi kesehatan juga diutarakan.
Menanggapi hal tersebut Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan permintaan gaji kades yang disamakan dengan ASN golongan dua perlu ada pembahasan terlebih dulu. Selain itu perlu ada komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat.
Jika nanti diperbolehkan oleh pemerintah provinsi maupun pusat maka keputusan kepala desa mendapat gaji setara dengan ASN dapat segera direalisasikan. Akan tetapi jika tidak, pemerintah kabupaten akan mencari solusi lainnya.
"Jika aturan pusat diperbolehkan maka akan kami langsung tindak lanjuti, tetapi jika tidak maka kita tampung dulu dan akan kita carikan solusi," ujarnya.
Badingah mengaku senang dengan adanya audiensi kepala desa (kades) ini. Dia juga menganggap hal ini merupakan langkah yang baik untuk menjembatani komunikasi lebih lanjut guna menyelesaikan permasalahan kades yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.