3 Ruas Jalan di Gunungkidul Segera Diperbaiki, Anggaran Rp5 Miliar
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Suasana rumah kontrakan GM di Dusun Kerto, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kamis (12/7/2018) Seorang warga Bantul berinisial GM diamankan Densus Anti Teror 88 di Dusun Kerto, Pleret, Pleret, Rabu (11/7/2018) sore. Ia ditangkap seusai menjalankan Salat Ashar di masjid desa setempat. Sehari setelah penangkapan, kondisi rumah yang ditinggali tertutup, tetapi dari balik jendela rumah terlihat dua anak GM sedang bermain-main. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Warga Bantul berinisial GM diamankan Densus Antiteror 88 di Dusun Kerto, Pleret, Pleret, Rabu (11/7/2018) sore. Ia ditangkap seusai menjalankan Salat Ashar di masjid desa setempat. Petugas mengamankan anak panah dari kediamannya.
Sehari setelah penangkapan, aktivitas terlihat biasa di lingkungan kontrakan GM. Kondisi rumah yang ditinggali tertutup, tetapi dari balik jendela rumah terlihat dua anak GM sedang bermain-main. Sementara itu, istri GM, Tri Mulyani enggan menemui wartawan saat berkunjung ke rumah tersebut.
Salah seorang warga Kerto, Nur Habibah membenarkan ada penangkapan terhadap GM. Menurut dia, penangkapan berjalan aman dengan melibatkan puluhan anggota Densus.
"Dia ditangkap setelah menjalankan salat berjamaah. Begitu keluar masjid, GM langsung dibawa oleh petugas," katanya kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).
Selain mengamankan GM, petugas juga sempat membawa anak dan istri GM ke Polres Bantul. Namun pada Rabu malam, ketiganya diperbolehkan pulang. "Kebetulan saya diminta oleh Densus untuk menemani dan juga memeriksa istri GM. Awalnya saya kaget, tetapi setelah tidak ditemukan benda yang berbahaya, saya lebih tenang,” ucap dia.
Nur menjelaskan meski sempat kaget dengan penangkapan terhadap keluarga GM, tetapi warga tidak khawatir karena barang-barang yang diamankan tidak berbahaya. “Petugas meminta tetap tenang selama proses penggeledahan. Kami juga diminta untuk tidak merekam atau memfoto saat kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Ketuaa RW 08, Dusun Kerto, Mujiono menambahkan selain keluarga GM, petugas dari Densus juga membawa barang bukti seperti senapan angin, senapan panah hingga anak panah. Menurut dia, barang-barang ini merupakan milik GM yang kebetulan sebagai pembuat anak panah. “Dengar-dengar dijual secara online,” katanya.
Menurut Mujiono, keluarga GM kurang bersosialisasi. Namun kedua anaknya tetap bermain seperti biasa bersama dengan teman-tema sepermainan.
“Jarang ikut kumpulan warga RT. Sejak menetap di sini mereka hanya ikut di awal-awal tinggal saja,” kata dia.
Bupati Bantul Suharsono mengatakan penangkapan di dua lokasi di Bantul dilakukan oleh tim Densus. “Kami serahkan sepenuhnya ke Densus dan saya akan pantau perkembangannya seperti apa,” katanya.
Suharsono berharap masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan penangkapan tersebut. “Tak perlu panik dan tetap beraktivitas normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
30 Juli: Hari Ikrar Pramuka, Hari Persahabatan Sedunia, Hari Anti Perdagangan Manusia, dan Hari Snorkeling. Simak sejarah dan makna peringatan ini!