Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Bripka Basyori Anwar (kiri) saat menerima penghargaan dari Kapolda DIY belum lama ini./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Kendati hanya bertugas sebagai bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas), lelaki kelahiran Bantul, 15 Februari 1981 ini tak bisa diremehkan. Prestasi yang pasti bikin polisi lain ngiler sudah berhasil ditorehkannya.
Belum lama, pria bernama lengkap Basyori Anwar ini menerima penghargaan dari Kepolisian Daerah (Polda) DIY atas dedikasinya sebagai Bhabinkamtibmas. Polisi berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) itu menyabet juara pertama dalam Lomba Bhabinkamtibmas Tingkat Polda DIY 2018.
Sebagai Bhabinkamtibmas Umbulharjo, Basyori sangat dikenal warga, terutama oleh warga Giwangan. Pasalnya, selama ini dia dinilai berhasil dalam mengubah image kawasan prostitusi yang melekat di sekitar kawasan Giwangan.
Dia dinilai mampu memiliki inovasi dan semangat kerja tinggi serta berhasil mengubah praktek prostitusi menjadi tempat usaha yang legal. Atas dedikasinya itulah, pada tahun ini pula dia menerima penghargaan dari Kepala Kepolisian Sektor Umbulharjo.
"Mudahkanlah urusan sesamamu niscaya urusanmu akan dimudahkan juga oleh Tuhan," kata Basyori singkat kepada Harian Jogja, Jumat (13/7).
Dia sadar, menjadi Bhabinkamtibmas yang berprestasi bukan perkara mudah. Namun pria yang tinggal di Trayeman Pleret Bantul ini bisa melakukannya dengan sangat baik.
Menjadi bhabinkamtibmas, kata dia, harus bisa bergaul dengan masyarakat. Selain memperbanyak saudara juga harus bisa bermanfaat bagi orang banyak. "Beruntung tempat penugasan tidak terlalu jauh. Jadi bisa memahami karakter masyarakat. Yang paling penting adalah dipercaya oleh masyarakat," kata ayah dari Bimo Adjie A.B dan Naufal A.B ini.
Sebagai aparat, Basyori harus selalu siap dipanggil selama 24 jam penuh. Dia tidak pernah mempermasalahkan hal itu, karena bagaimanapun tugas juga hal yang utama. Bagi dia, tidak ada kata libur bertugas dalam kamusnya. Bisa dibilang aparat lebih banyak berada di tempat tugas dari pada bersama keluarga.
"Kadang anak-anak memprotes. Keluarga memang penting, tapi saya juga mengedepankan tugas sebagai abdi masyarakat," katanya sambil tersenyum.
Torehan prestasinya tidak terlepas dari strategi yang dilakukan Basyori. Dia menerapkan Perkap No.3/2015 tentang Pemolisian Masyarakat, khususnya dalam hal merukunkan warga (community policing).
Dia tahu betul bagaimana menempatkan masyarakat sebagai mitra polisi dalam posisi sejajar untuk sacara bersama-sama mewujudkan publik safety. "Pelibatan bukan hanya dalam memecahkan masalah namun kerja sama ini juga dilakukan dalam membantu tugas-tugas lainnya," ujar Basyori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Dua anak pejuang leukemia menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. BPJS Kesehatan membantu meringankan biaya terapi sehingga keluarga fokus mendampingi.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi
Kemantren Umbulharjo memperluas gerakan pilah sampah dari rumah. Pemkot Jogja menargetkan pengurangan sampah organik melalui Mas JOS.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.