Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Bupati Bantul Suharsono (tengah) sedang meletakkan batu pertama dalam pembangunan gedung baru PKU Muhammadiyah Bantul, Rabu (18/7/2018). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Sakit Umum PKU Muhammadiyah terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Dalam usianya yang ke-54 tahun, rumah sakit yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Bantul ini menambah gedung baru karena gedung lama sudah tidak mampu lagi menampung pasien.
Gedung baru yang akan dibangun tepat di selatan gedung lama. Gedung baru rawat inap itu dibangun di atas lahan seluas 3.000 meter dan luas bangunan 5.258 meter. Bakal ada ratusan kamar di gedung empat lantai yang pembangunannya menelan dana puluhan miliar tersebut.
Pembangunan gedung rawat inap ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Bantul Suharsono, Rabu (18/7/2018). Hadir dalam peletakan batu pertama tersebut sejumlah tokoh Muhammadiyah, di antaranya Ahmad Dahlan Rais, Marsudi Iman, Saibani, direksi PKU Muhammadiyah Bantul, dan relasi rumah sakit.
Pembangunan gedung baru ini sekaligus kado Hari Ulang Tahun atau milad PKU Muhammadiyah Bantul yang sudah berusia 54 tahun. Rangkaian acara milad sebelumnya sudah dilaksanakan dalam bentuk donor darah dan bakti sosial di masyarakat.
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Bantul, Widiyanto Danang Prabowo mengatakan di usianya yang ke-54, PKU Muhammadiyah Bantul perlu berbenah untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekligus peningkatan sumber daya manusia, serta peningkatan sarana prasarananya.
Ia mengaku kepercayaan masyarakat terhadap PKU Muhammadiyah Bantul cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya antrean pasien, bahkan pihaknya terpaksa harus menolak pasien terutama untuk rawat inap karena kamar selalu penuh. Bahkan harus inden atau memesan kamar seminggu sebelumnya.
Selain itu PKU Muhammadiyah Bantul juga dipercaya sebagai rumah sakit rujukan kegawatdaruratan ibu dan anak selama 24 jam melalui keputusan Bupati Bantul 2018.
"Karena itu PKU Muhammadiyah Bantul perlu melkukan pembangunan sarana dan prasarana memadai, termasuk salah satunya yang penting adalah gedung beserta kelengkapannya," kata Widiyanto.
Gedung baru yang dibangun empat itu nantinya akan terhubung dengan gedung lama dengan jembatan yang membentang di atas Jalan Hos Cokroaminoto. Pembangunannya direncanakan selesai dalam setahun.
Ia berharap pada milad 54 tahun ini PKU Muhammadiyah Bantul bisa lebih melayani, memulyakan pasien dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Bantul, serta mendukung visi misi Kabupaten Bantul menjadikan Bantul sehat, cerdas, dan sejatera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4