11.000 Penerima Bansos Dicoret karena Judi Online
Mensos Gus Ipul menyebut lebih dari 11.000 penerima bansos dicoret karena terindikasi terlibat judi online pada 2026.
Bupati Sleman Sri Purnomo/Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN--Aplikasi Lapor Sleman sudah masuk 41 aduan dari masyarakat. Maksimal 13 hari, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menindak lanjuti aduan. Masalah pendidikan dan kesehatan jumlahnya tertinggi.
Admin Utama Lapor Sleman yang juga Kepala Seksi Pelayanan Pengaduan dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman Helmi Arifianto mengatakan pihaknya memantau aplikasi Lapor Sleman dan akan menindak lanjuti dengan melapor ke admin OPD terkait maksimal 13 hari. "Kalau lebih dari itu langsung ke Kepala Dinasnya agar ditindak lanjuti," ungkapnya pada Kamis (19/7/2018).
Helmi mengatakan dari pemantauan, semua aduan rata-rata ditindak lanjuti. Berdasarkan data dari Diskominfo Sleman pada bulan ini, sampai Kamis (19/7/2018) sudah ada 41 laporan ke aplikasi Lapor Sleman.
"Masyarakat langsung memilih instansi yang dituju. Misalnya tentang infrastuktur, kerusakan jalan, lalu sekarang juga banyak terkait data kependudukan," ujar Helmi.
Helmi mengaku, Diskominfo sudah melakukan sosialisasi ke media massa juga mengundang pihak desa agar aplikasi Lapor Sleman bisa dimanfaatkan. Namun, menurutnya, dari segi SDM, pihaknya merasa kekurangan. Saat ini hanya ada dua PNS saja yang mengurusi Lapor Sleman.
Untuk mendukung Sleman sebagai Kabupaten Smart Regency di 2021, beberapa perbaikan akan dilakukan. "Sistemnya mesti diperbaiki, kita bangun sendiri, kita integrasikan besok dengan media sosial, media sosialnya juga kita bangun. Kita tidak pakai pihak ketiga," ungkapnya.
Aplikasi Lapor Sleman diluncurkan 2016 silam. Kini menurut Helmi di android aplikasi tersebut sudah digunakan sekitar 2.000 sampai 3.000an pengguna.
Data jumlah aduan di Organisasi Perangkat Daerah terkait selama bulan Juli sampai Kamis (19/7):
Dinas Kesehatan: 7
Dinas Pendidikan: 7
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman: 6
Satuan Polisi Pamong Praja: 2
Dinas Sosial: 3
Dinas Tenaga Kerja: 2
Dinas Lingkungan Hidup: 3
UPT Pengelolaan Sampah dan Air Limbah: 3
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil: 5
Dinas Perhubungan: 3
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.