Harga Melambung, Pedagang Ayam Tak Berani Nyetok Banyak

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 26 Juli 2018 06:10 WIB
Harga Melambung, Pedagang Ayam Tak Berani Nyetok Banyak

Pedagang ayam potong di Pasar Colombo, Condongcatur, Depok, menunggu pembeli yang semakin berkurang lantaran semakin tingginya harga daging ayam, Senin (23/7/2018). Harian jogja-Irwan A.Syambudi

Harianjogja.com, BANTUL--Harga daging ayam menembus Rp44.000 per kilogram (kg) di pasar tradisional Bantul. Kondisi ini berdampak terhadap aktivitas jual beli. Para pedagang pun enggan menyetok ayam dalam jumlah besar karena takut tidak laku.

Salah seorang pedagang ayam di Pasar Bantul, Juriya mengaku tidak berani menyetok daging dalam jumlah besar. Sejak harga naik, dia mengurangi jatah dagangan. “Kalau normal saya bisa ambil 40 kg sehari, tetapi saat mahal seperti sekarang, saya hanya jual 10 kg sehari,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/7/2018).

Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat pedagang tidak mau menyetok dalam jumlah banyak. Selain disebabkan stok daging yang sulit dicari, pedagang juga takut tidak laku karena harga sebelum dijual sudah tinggi.

“Memang barangnya sulit didapat karena stok yang sedikit. Pedagang harus saling berebut untuk mendapatkan daging ayam,” ujar dia.

Ketakutan lain untuk tidak menyetok banyak karena harga yang cenderung naik turun sehingga sulit diprediki. “Kalau harganya tetap tinggi tidak masalah, tetapi kalau tiba-tiba turun, jelas saya yang rugi,” jelas dia.

Kepala Dinas Perdagangan Subiyanta Hadi mengatakan ada beberapa faktor yang membuat harga daging ayam melambung tinggi. Kenaikan harga disebabkan stok di pasaran yang menipis, sementara permintaan tetap tinggi. Kondisi ini diperparah dengan bakalan ayam yang cadangannya tidak banyak sehingga berpengaruh terhadap harga jual.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online