TBM Sleman Didorong Jadi Pusat Informasi dan Jurnalistik Warga
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Kebakaran lahan di Dusun Tlogoplelo, Hargomulyo, Kokap Kulonprogo Kamis (2/8/2018)./Ist-Polsek Kokap
Harianjogja.com, JOGJA-Kebakaran hutan atau lahan harus diwaspadai masyarakat. BPBD DIY mencatat potensi kebakaran hutan lebih besar terjadi di Gunungkidul dan Kulonprogo.
Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantara mengatakan dilihat dari banyaknya luasan hutan baik di Gunungkidul maupun Kulonprogo potensi kebakaran hutan sangat mungkin terjadi di dua lokasi tersebut. "Apalagi dalam musim kemarau seperti ini," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (4/8/2018).
BPBD DIY mencatat selama Mei-Juni tahun ini saja terjadi enam kebakaran hutan/lahan di wilayah DIY. Jumlah tersebut belum termasuk kebakaran bangunan yang tercatat 15 kejadian (Mei) dan 21 kejadian (Juni). Data tersebut belum termasuk kejadian selama Juli hingga Agustus ini.
Berdasarkan data kasus kebakaran hutan/lahan selama tiga bulan terakhir jumlahnya mengalami peningkatan. Jika Mei kebakaran hutan/lahan terjadi dua kasus maka pada Juni jumlahnya meningkat menjadi empat kasus. "Kejadian kebakaran hutan/lahan naik menjadi empat kejadian dari dua kejadian. Ini harus menjadi perhatian bersama," katanya.
Dari total kejadian tersebut, kejadian kebakaran bangunan merupakan kejadian paling banyak pada bulan Juni 2018. Tercatat 15 kejadian kebakaran bangunan dengan rincian Kabupaten Sleman (10 kejadian), Kulonprogo (dua kejadian), Jogja, Gunungkidul dan Bantul masing-masing satu kejadian.
Sementara kasus kebakaran di DIY selama Mei dari 21 kejadian. Rinciannya lima kejadian di Bantul, dua kejadian (Gunungkidul), dua kejadian (Kulonprogo), delapan kejadian (Sleman), dan empat kejadian di Jogja.
"Sedangkan kebakaran lahan kosong terjadi di Sleman dan Jogja masing-masing satu kejadian," katanya.
Dia mengatakan penyebab kebakaran pembakaran sampah dan puntung rokok. Apalagi saat ini tidak sedikit hutan yang menjadi lokasi wisata. Untuk mengantisipasi kebakaran lahan atau hutan, dia meminta agar warga tidak membakar sampah di sekitar hutan atau membuka lahan dengan cara membakar.
Bagi mereka yang perokok, tentu harus bisa memastikan abu rokok harus benar benar padam. Bukan tidak mungkin, kebakaran bisa terjadi dari hal sepele.
"Oleh karenanya butuh kesadaran agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena bisa memicu terjadinya percikan api," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Jadwal SIM Keliling Jogja Kamis 24 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
DPRD DIY mendorong budaya literasi tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga kualitas SDM, pendidikan, dan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan layak.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.