Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi kegiatan desa/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sejumlah upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk terus menjaga eksistensi dalang lokal. Salah satunya dengan meregenerasi para dalang.
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul Agus Kamtono mengatakan upaya regenerasi ini muncul lantaran melihat keberadaan para dalang di Gunungkidul mulai berkurang. Pasalnya kebanyakan dalang didominasi usia tua yang sebagian telah meninggal dunia, sementara calon-calon pengganti mereka masih sangat minim jumlahnya.
Langkah nyata upaya regenerasi tersebut terwujud dalam bentuk festival pedalangan yang diselenggarakan Disbud Gunungkidul pada Jumat (3/8/2018) hingga Minggu (5/8/2018).
Festival yang berlokasi di Alun-Alun Kota Wonosari ini diikuti 18 dalang dewasa dan 18 dalang anak yang merupakan kontingen dari 18 kecamatan di Gunungkidul.
Agus mengatakan dengan festival ini diharapkan seni pedalangan dapat tetap lestari dalam mencetak dalang-dalang baru. "Diharapkan bisa muncul generasi penerus yang potensial yang dapat melestarikan pedalangan," kata Agus, Minggu.
Selain sebagai upaya regenerasi, maksud dan tujuan adanya festival ini adalah memberikan kesempatan untuk tampil di ajang kompetisi mulai tingkat kabupaten yang nantinya akan diseleksi untuk maju hingga nasional.
Agus menjelaskan para dalang akan dipilih untuk mewakili Gunungkidul dalam festival pedalangan di tingkat DIY. Kategori yang dilombakan antara lain, Dalang Mumpuni Dewasa dan Anak; Penyaji Lakon Terbaik Dewasa dan Anak; Penyaji Sabet Terbaik Dewasa dan Anak; Penyaji Catur Terbaik Dewasa dan Anak; Penyaji Gecul Terbaik Dewasa dan Anak; dan Penyaji Gending Terbaik Dewasa dan Anak.
"Tahun lalu kita juara tingkat provinsi dan akan maju dalam festival dalang tingkat nasional," katanya.
Terkait dengan eksistensi dalang lokal di Gunungkidul Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengharapkan masyarakat bisa lebih mengapresisai keberadaan para dalang ini. Selain itu dia meminta kerjasama seluruh pihak untuk memiliki komitmen yang kuat dalam kaderisasi dalang lokal. "Karena ditakutkan jika tidak ada usaha menjaga maka penerus dalang di Gunungkidul bisa sirna," kata Immawan.
Tak hanya itu, Immawan juga menekankan adanya dana keistimewaan dan APBD mampu dialokasikan dengan baik oleh Dinas Kebudayaan untuk mampu meningkatkan kualitas dalang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
LinkedIn memangkas sekitar 5 persen karyawan global di tengah tren PHK industri teknologi 2026 meski pendapatan perusahaan masih tumbuh positif.
Massimiliano Allegri dikabarkan hengkang dari AC Milan setelah konflik panas dengan Zlatan Ibrahimovic dan performa Rossoneri menurun.
MacBook Neo resmi dibuka pre-order di Indonesia mulai Rp10 jutaan. Laptop Apple ini memakai chip A18 Pro dan hadir tanpa kipas pendingin.
Manchester City punya rekor impresif di Wembley jelang final Piala FA 2025/2026 melawan Chelsea. Guardiola catat 15 kemenangan dari 23 laga.