Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi jilbab./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jika Anda berkerudung, maka apa yang dialami oleh siswi SMP Muhammadiyah Ponjong ini bisa jadi pelajaran. Pasalnya, siswi kelas VII yang bernama Ika Yuliana itu kini harus dirawat di rumah sakit lantaran tak sengaja menelan jarum penjepit kerudungnya sendiri.
Pertistiwa bermula ketika Ika Yuliana hendak mengambil air wudhu untuk bersiap salat Duhur, Selasa (14/8/2018). Saat itu Ika hendak mencopot jilbab yang ia kancing dengan menggunakan jarum pentul sebagai peniti yang ia gunakan. Setelah melepas, jarum tersebut ia jepit menggunakan bibir.
Nahas, jarum itu pun tertelan. Beberapa saat setelah menelan jarum, dia sempat mengeluhkan rasa sakit kepada teman-temannya.
Sejumlah guru yang mengetahui kejadian tersebut lantas melarikan Ika ke Puskesmas Ponjong. Namun petugas Puskesmas menyarankan untuk membawa Ika ke rumah sakit.
Kepala SMP Muhammadiyah Ponjong, Rokhmah mengatakan setelah disarankan dari Puskesmas untuk dibawa ke Rumah Sakit lalu korban dibawa ke Panti Rahayu. "Ternyata peralatan lebih memadai di Sardjito, kemudian dibawa ke sana," kata dia, Rabu (15/8/2018).
Rokhmah mengaku terus memantau perkembangan kesehatan siswinya itu. Menurut kabar terakhir yang diterima Ika harus menjalani operasi untuk mengangkat jarum yang bersarang ditubuhnya.
"Jam 08.00 WIB tadi Ika telah menjalani operasi pengambilan jarum pentul yang melintang di rongga dalam tubuhnya itu," ujar dia.
Disinggung soal biaya pengobatan, Ika memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diharapkan bisa meringankan beban berobat. Pasalnya Ika merupakan anak yatim yang tinggal di pondok pesantren
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.