Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA- Pemkot menjamin ketersediaan dan keamanan hewan kurban selama perayaan Hari Raya Iduladha, Rabu (22/8/2018) besok. Dari 63 titik penjualan hewan kurban, terdapat 333 ekor sapi dan 3.196 ekor kambing atau domba yang diperjualbelikan.
Pemkot, kata Walikota Jogja Haryadi Suyuti juga mengantisipasi adanya peredaran ternak pemakan sampah. Kendati seluruh hewan kurban di titik penjualan sudah dinyatakan sehat, namun Pemkot tetap mewaspadai hewan yang didatangkan langsung dari daerah lain. "Seluruh hewan kurban yang dijualbelikan di Jogja sudah diperiksa, hasilnya semuanya sehat. Kalau ada yang merasa ragu terhadap kondisi hewan kurban, harus segera diperiksakan atau laporkan ke Dinas Pertanian dan Pangan," kata Haryadi, Senin (20/8/2018).
Pada Hari Raya Idulkurban, Pemkot menyembelih sedikitnya tiga ekor sapi. Ketiga hewan kurban tersebut diterima Pemkot masing-masing dari sumbangan Gubernur DIY, Bank BPD DIY dan Bank Jogja. Ketiga ekor sapi tersebut kemudian diserahkan kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Balaikota, Takmir Masjid Syuhada, dan panitia kurban Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja.
Haryadi meminta masyarakat agar tidak khawatir dengan kondisi hewan kurban. Saat ini Pemkot memiliki unit reaksi cepat yang membuka posko di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan. "Kalau ada potensi gangguan kesehatan hewan, maka unit ini akan meluncur ke lokasi," katanya.
Haryadi berharap agar momentum Iduladha dijadikan sarana untuk menebar semangat berbagi kepada sesama. Dia juga mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur, mengingat apa yang tengah dialami oleh masyarakat di Lombok. "Proses penyembelihan hewan kurban harus dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi kesehatan maupun peralatan yang dipergunakan," katanya.
Umumnya, kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Sugeng Darmanto, potensi penyakit yang kerap ditemui pada hewan kurban adalah kasus cacing hati. "Ini kasus umum yang terjadi pada sapi yang berasal dari daerah dingin," katanya.
Meski begitu, Sugeng meminta agar masalah tersebut tidak dihiraukan karena tidak membahayakan bila ditangani dengan tepat. Kalau cacing hati hanya tercemar sekitar 15% cukup diafkir atau bagian cacing dipotong dan dimusnahkan dengan ditimbun. Sisanya aman untuk dikonsumsi namun jika yang tercemar mencapai 50%, dia menganjurkan lebih baik dimusnahkan.
"Kami sudah membagikan buku saku penanganan hewan kurban kepada para takmir masjid. Hati sapi yang terindikasi cacing hati sudah bisa terlihat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Rumah di Karanganyar terbakar diduga akibat anak berusia delapan tahun bermain korek api. Damkar Sragen membantu pemadaman selama sekitar 30 menit.
GoPay mengalami gangguan pada Selasa siang. Pengguna Gojek kesulitan top up dan bertransaksi, sementara saldo dan data dipastikan tetap aman.
Curhatan wisatawan ditegur oknum fotografer di plang Malioboro viral. Dispar DIY memastikan wisatawan harus merasa aman dan nyaman saat berwisata.
PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan Raudi Akmal. Kuasa hukum menilai alat bukti penetapan tersangka belum memenuhi ketentuan hukum.
Kemendagri memetakan daerah yang berpotensi kesulitan membayar gaji ASN akibat pemangkasan dana transfer ke daerah dalam RAPBN 2026.