Gelombang Tinggi Pantai Selatan Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 22 Agustus 2018 07:17 WIB
Gelombang Tinggi Pantai Selatan Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata

Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengungkapkan jumlah kunjungan wisatawan ke pantai selatan sejak tiga pekan terakhir ada kecenderungan menurun. Ia belum menghitung secara angka.

"Tapi memang ada relavansinya imbas dari adanya informasi gelombang pasang yang gencar pada Juli lalu," kata dia, baru-baru ini.

Ia menilai gelombang pasang yang terjadi hampir tiap tahun di pantai selatan merupakan fenomena alam yang harus disikapi dengan bijak. Justeru, kata Kwintarto, gelombang pasang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan jika dikemas dengan berbagai kegiatan yang menarik.

Ke depan pihaknya akan mengajak semua pelaku wisata dan pengusaha di sepanjang pantai untuk tidak perlu panik menghadapi gelombang tinggi karena fenomena alam tersebut biasa terjadi tiap tahun.

Kwintarto juga mengajak wisatawan untuk tidak takut selama wisatawan mematuhi rambu-rambu, salah satunya tidak mandi di laut. Soal larangan mandi di Pantai selatan Bantul buka hanya saat pasang, namun hari biasa pun dilarang mandi.

"Tapi informasi di media sosial memang seolah olah gelombang tinggi itu menakutkan. Ini menjadi tugas kami untuk meluruskan bahwa kejadian itu tidak seseram yang diinformasikan. Wisatawan tetap aman meski saat gelombang tinggi, justeri akan menjadi sensasi bagi wisatawan karena gelombang tinggi jarang terjadi," ujar Kwintarto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online