Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Mahasiswa UII yang menciptakan alat penurun glikemik pada nasi. /Ist- dok UII
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) menciptakan alat penurun glikemik pada nasi. Alat yang diberi nama roger merupakan kepanjangan dari Reducer of Glycemic Index in Rice ini bisa menjadi solusi bagi bisnis makanan sehat salah satu nasi yang dinilai memiliki kadar gula tinggi.
Tim Roger terdiri dari mahasiswa UII dari berbagai disiplin ilmu, antara lain Nurul Hidayah (Fakultas Kedokteran), David Arohman (Fakultas Teknologi Industri), Istnaini ‘Ainur Rohmah (Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya), Desi Nasriyanti (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dan Damas Reza Pramuditya (Fakultas Teknologi Industri).
Nurul Hidayah menjelaskan, glukosa merupakan sumber bahan bakar utama dalam tubuh. Peningkatan gula dalam darah merupakan kondisi yang paling dihindari karena akan berdampak buruk bagi tubuhnya dan menimbulkan penyakit yang disebut dengan Diabetes Mellitus (DM).
Pada tahun 2010, terdapat 285 juta orang mengalami DM dan akan meningkat menjadi 439 juta pada tahun 2030. Kunci utama pengobatan DM adalah mencegah progresifitas penyakit. "Salah satu upayanya yaitu modifikasi gaya hidup pada penderita DM dengan pengaturan jumlah glukosa yang masuk ke dalam tubuh," terangnya, dalam rilis, Senin (27/8/2018).
Desi Nasriyanti menambahkan sumber karbohidrat seperti nasi putih disinyalir sebagai salah satu penyumbang kadar glukosa yang tinggi dalam setiap komposisi makanan. Pelaksanaan kegiatan ini dirancang dengan menggunakan filosofi Kaizen yang meliputi tahap plan-do-check-action dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindakan.
Mekanisme alat ROGER dengan memadukan sistematika kerja penanak nasi dan peniris minyak, memanfaatkan sistem pemanas dan termostat yang dapat menanak nasi serta gaya sentrifugal untuk merubah tekanan dalam ruangan dengan kecepatan putaran tertentu.
Hasil dari proses tersebut berupa alat ROGER yang siap pakai dengan kapasitas 3 kg dan waktu masak selama 45 menit. ROGER telah terbukti menurunkan indeks glikemik nasi putih dengan penurunan sebesar 27%. "Pada proses pengujian lanjut terhadap pasien penderita Diabetes Mellitus (DM) didapatkan hasil penurunan nilai glukosa darah," katanya.
David Arohman mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan bisnis katering sehat My Heartbeat Company dalam rangka penerapan. Respon yang telah diberikan oleh mitra tersebut adalah berupa peningkatan efektifitas dalam memproduksi makanan untuk penderita penyakit khusus terutama DM dan membantu memperluas pemasarannya.
"Diharapkan alat ROGER dapat membantu bisnis makanan sehat yang lain dan masyarakat pada umumnya sehingga upaya hidup sehat dapat diterapkan lebih maksimal," ucapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Pidato Prabowo 14 Agustus 2026 memuat RAPBN 2027, renovasi puskesmas, sekolah, bursa komoditas, energi surya hingga motor listrik.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.