Warga Diajak Laporkan Pungli Lewat Forum Sapa Warga Magelang
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Mahasiswa UII yang menciptakan alat penurun glikemik pada nasi. /Ist- dok UII
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) menciptakan alat penurun glikemik pada nasi. Alat yang diberi nama roger merupakan kepanjangan dari Reducer of Glycemic Index in Rice ini bisa menjadi solusi bagi bisnis makanan sehat salah satu nasi yang dinilai memiliki kadar gula tinggi.
Tim Roger terdiri dari mahasiswa UII dari berbagai disiplin ilmu, antara lain Nurul Hidayah (Fakultas Kedokteran), David Arohman (Fakultas Teknologi Industri), Istnaini ‘Ainur Rohmah (Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya), Desi Nasriyanti (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dan Damas Reza Pramuditya (Fakultas Teknologi Industri).
Nurul Hidayah menjelaskan, glukosa merupakan sumber bahan bakar utama dalam tubuh. Peningkatan gula dalam darah merupakan kondisi yang paling dihindari karena akan berdampak buruk bagi tubuhnya dan menimbulkan penyakit yang disebut dengan Diabetes Mellitus (DM).
Pada tahun 2010, terdapat 285 juta orang mengalami DM dan akan meningkat menjadi 439 juta pada tahun 2030. Kunci utama pengobatan DM adalah mencegah progresifitas penyakit. "Salah satu upayanya yaitu modifikasi gaya hidup pada penderita DM dengan pengaturan jumlah glukosa yang masuk ke dalam tubuh," terangnya, dalam rilis, Senin (27/8/2018).
Desi Nasriyanti menambahkan sumber karbohidrat seperti nasi putih disinyalir sebagai salah satu penyumbang kadar glukosa yang tinggi dalam setiap komposisi makanan. Pelaksanaan kegiatan ini dirancang dengan menggunakan filosofi Kaizen yang meliputi tahap plan-do-check-action dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindakan.
Mekanisme alat ROGER dengan memadukan sistematika kerja penanak nasi dan peniris minyak, memanfaatkan sistem pemanas dan termostat yang dapat menanak nasi serta gaya sentrifugal untuk merubah tekanan dalam ruangan dengan kecepatan putaran tertentu.
Hasil dari proses tersebut berupa alat ROGER yang siap pakai dengan kapasitas 3 kg dan waktu masak selama 45 menit. ROGER telah terbukti menurunkan indeks glikemik nasi putih dengan penurunan sebesar 27%. "Pada proses pengujian lanjut terhadap pasien penderita Diabetes Mellitus (DM) didapatkan hasil penurunan nilai glukosa darah," katanya.
David Arohman mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan bisnis katering sehat My Heartbeat Company dalam rangka penerapan. Respon yang telah diberikan oleh mitra tersebut adalah berupa peningkatan efektifitas dalam memproduksi makanan untuk penderita penyakit khusus terutama DM dan membantu memperluas pemasarannya.
"Diharapkan alat ROGER dapat membantu bisnis makanan sehat yang lain dan masyarakat pada umumnya sehingga upaya hidup sehat dapat diterapkan lebih maksimal," ucapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital
Bea Cukai Soetta menggagalkan penyelundupan 5,226 kg etomidate oleh lima WN Malaysia yang disembunyikan di sol sepatu.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.