Cerita Lengkap Dibalik Foto Viral Messi Mandikan Yamal di 2007
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal. Foto saat Messi memandikan Yamal pada 2007 kembali viral.
Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Setda DIY Kristiana Swasti (tengah) memberikan tumpeng kepada pamong dalam dialog di Bangsal Kepatihan, Kamis (30/8/2018) malam./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan menggelar dialog budaya dan gelar seni bertajuk Pawiyatan Pamong Media Transformasi Budaya Yogyakarta di Bangsal Kepatihan, Kamis (30/8/2018) malam. Pawiyatan pamong diangkat untuk menegaskan keistimewaan DIY sekaligus memiliki manfaat di level pemerintahan dan masyarakat.
Dialog itu menghadirkan Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Besar Taman Siswa sekaligus anggota Dewan Pendidikan DIY Prof Agus Cahyono Dwi Koranto, Guru Besar Ilmu Pendidikan UNY Prof Suwarna Dwijonagara dan Peneliti Senior di IRE, Fajar. Ketiga narasumber sepakat keberadaan pawiyatan pamong sangat penting sebagai peneguh keistimewaan DIY. Konsep pawiyatan banyak membuat kagum para pemerhati pendidikan di luar negeri.
"Ketika saya bertemu dengan praktisi pendidikan di Jerman, mereka kagum dengan konsep pawiyatan dan mereka menyampaikan, akan mempopulerkan pawiyatan asah asih asuh, cipta rasa dan karsa. Mereka bertanya praktik langsungnya bagaimana? dengan tarian sari suara dolanan anak," ungkap Prof Agus Cahyono Dwi Koranto dalam dialog itu.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY Budi Wibowo menjelaskan pawiyatan pamong merupakan produk UU Keistimewaan DIY sebagai media transformasi budaya dalam merevitalisasi nilai keistimewaan melalui pendidikan bagi pamong praja seluruh DIY. Sesuai arahan Gubernur DIY pawiyatan pamong ini disyaratkan karakter khas Jogja dalam materi kepamongan, kompetensi pamong hingga unggah ungguhing basa.
"Selain itu dalam materi dijelaskan nilai gunanya di level pemerintahan dan masyarakat agar mudah diserap oleh warga Jogja, sehingga merasuk menjadi sikap dan perilaku terpuji," ucapnya.
Ia mengatakan metode dan materi pembelajaran setiap tingkatan pawiyatan pamong berbeda-beda. Pada pamong dasar menggunakan metode pendidikan orang dewasa, subjek among diberikan kesempatan secara aktif untuk menyampaikan materi. Kemudian pada pamong madya penyelenggara menyediakan sumber belajar untuk kunjungan di desa yang sesuai dengan pokok bahasan.
"Sedangkan pawiyatan pamong utama diarahkan pada pembangunan desa seperti pengelolaan BUMDes, desa inklusi dan lainnya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal. Foto saat Messi memandikan Yamal pada 2007 kembali viral.
Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tidak layak huni melalui program BSPS pada 2026. Seskab dan Menteri PKP bahas percepatan pelaksanaannya.
Gerakan pengendalian hama tikus digelar di Tirtoadi, Sleman, mencakup 70 hektare sawah. Baznas turut menyalurkan 75 paket sembako bagi petani.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
LPPOM mengingatkan Kolesom Jumbo dengan kandungan alkohol 19,7% tergolong khamr jika informasi tersebut benar dan tidak memenuhi ketentuan halal.
Harga oli kendaraan naik pada Juli 2026. Simak daftar terbaru Pertamina Fastron, Enduro, Shell Helix, dan Shell Advance beserta penyebabnya.