Fun Mini Soccer PKB DIY Ramaikan Peringatan Hari Santri 2026
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
Ilustrasi PNS./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY mengajukan 1.700 kebutuhan sumber daya manusia (SDM) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Pemerintah Pusat, namun pengajuan itu besar kemungkinan dipenuhi tidak lebih dari 50%. Kepastian terkait jumlah yang disetujui pusat akan ditentukan pada pekan depan.
Sekda DIY Gatot saptadi menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlah PNS yang disetujui oleh pemerintah pusat. Namun sesuai kebutuhan melalui BKD Pemda DIY telah mengajukan permohonan kebutuhan CPNS sebanyak 1.700 tetapi hingga pekan ini belum mendapatkan kepastian jumlah CPNS yang disetujui.
"Kami sudah diundang tetapi karena banyaknya permohonan provinsi lain, setelah kami cek baru mendapat tanda tangan sekitar 60 atau 70, gilirannya DIY mungkin pekan depan," terangnya saat di DPRD DIY, Jumat (7/9/2018)
Gatot menegaskan dari jumlah CPNS yang diajukan diprediksi tidak lebih dari 50% yang disetujui dari total jumlah yang di ajukan. Karena pemerintah pusat memiliki pertimbangan untuk memprioritaskan beberapa provinsi tertentu yang mendesak kebutuhan PNS. Jumlah 1.700 tersebut untuk mengisi pos yang sebelumnya ditinggalkan karena pensiun antara lain tenaga teknis, guru dan tenaga medis.
"Harusnya kepastian informasi itu kami dapatkan kemarin tetapi setelah ditunggu-tunggu sampai sore tetapi belum juga ya kemungkinan Senin lah," ucapnya.
Untuk mensiasati kekurangan PNS lanjut Gatot Pemda DIY merekrut tenaga honorer outsourcing atau di luar PNS. Namun ada juga yang terpaksa harus merangkap jabatan. mengingat setiap tahun ada sekitar 800 PNS Pemda DKI yang pensiun. Terakhir kali DIY menerima CPNS pada 2014 sehingga kebutuhan jumlah PNS sebenarnya lebih besar dari jumlah yang diajukan.
"Pokoknya pekan depan sudah ada kepastian jumlah yang disetujui," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
Kemenkes mencatat 109,3 juta peserta Cek Kesehatan Gratis, 21 RSUD baru beroperasi, dan estimasi insiden TB turun pada 2026.
Arab Saudi mencegat rudal Houthi yang menyasar Mekkah dan Madinah. Kemenhaj menyebut ibadah umrah WNI masih berjalan lancar dan aman.
DPRD Sleman memprioritaskan perbaikan sekolah rusak berat untuk melindungi siswa dan guru melalui anggaran APBD serta dukungan CSR
Kimi Antonelli merebut pole position GP Amerika Serikat 2026 di Austin dengan waktu 1 menit 34,035 detik, mengungguli Max Verstappen dan Isack Hadjar.
Jusuf Kalla di Harvard menyoroti empat tantangan ekonomi Indonesia, mulai dari perang global, bencana alam, korupsi hingga kebijakan anggaran.