Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Kayu jati pendem yang ditemukan di Sleman./ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Warga Plasan, Tirtomartani, Kalasan menemukan kayu jati pendem tidak jauh dari kompleks Candi Kedulan belum lama ini. Diduga kayu tersebut terbawa lahar hujan saat terjadi erupsi Gunung Merapi yang menerjang wilayah itu.
Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY Muhammad Taufik mengatakan dua kayu gelondongan tersebut memiliki diameter sekitar satu meter dengan panjang 20 meter. Usia kayu belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap penelitian.
Taufik menjelaskan penemuan kayu bermula saat warga ingin membuat kolam ikan di lahan milik kas desa. Lahan tersebut terletak sekitar 1km di utara Candi Kedulan.
Namun pada kedalaman tujuh meter, warga justru menemukan kayu besar yang diyakini sebagai kayu jati. "Perkiraan kami, kayu itu tumbang seakar-akarnya dan terbawa lahar hujan erupsi Gunung Merapi sampai ke Plasan bersamaan dengan tertimbunnya Candi Kedulan," katanya pada Harian Jogja, Sabtu (8/9).
Pihak BPCB memperkirakan kayu jati tersebut tertimbun material hasil erupsi Gunung Merapi karena kedalamannya sama dengan kedalaman Candi Kedulan saat pertama kali ditemukan.
Namun pihaknya belum dapat memastikan lahar hujan yang menerjang Dusun Plasan tersebut terjadi pada tahun berapa. "Kalau erupsi yang paling besar kan yang 1006 itu. Tapi belum pasti juga apakah yang erupsi tahun itu atau tahun yang lain," lanjutnya.
Saat ini BPCB dibantu peneliti dari Fakultas Kehutanan UGM dan Dinas Kehutanan Provinsi masih terus meneliti kepastian asal kayu jati tersebut beserta usianya. Menurut kabar, warga setempat berencana melelang kayu tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.