Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Bupati Gunungkidul Badingah ikut bermain Gejog Lesung dalam prosesi peresmian Pasar Ngingrong sebagai destinasi wisata digital di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Sabtu (8/9/2018)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pasar Ngingrong yang berlokasi di kompleks Gua Ngingrong, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul ditetapkan jadi destinasi wisata digital. Langkah ini dilakukan untuk menggaet wisatawan milenial yang gemar berfoto.
Kasi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Purnomo Sumardamto mengatakan dipilihnya Pasar Ngingrong sebagai destinasi digital lantaran lokasinya berada di komolek Gua Ngingrong dan termasuk dalam geosite kawasan UNESCO Global Geopark Gunung Sewu. Sehingga di tempat itu terdapat pemandangan indah nan eksostis yang cocok untuk dijadikan tempat berfoto.
"Tidak hanya itu, akses menuju lokasi juga sudah mudah karena masuk di jalur wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)-nya yang sudah mantab dalam mengelola," ucap dia, Minggu (9/9/2018).
Adapun peresmian Pasar Ngingrong sebagai destinasi wisata digital telah dilaksanakan Sabtu (8/9/2018). Program ini terselenggara berkat kerja sama antara Dinpar Gunungkidul dengan Dispar DIY serta Kementrian Pariwisata melalui Generasi Pesona Indonesia (Genpi).
Purnomo menjelaskan program destinasi wisata digital merupakan imbauan dari Kementrian Pariwisata. Tujuannya untuk meningkatkan promosi melalui media sosial. Sehingga konsep kuliner dan spot foto seperti yang tersaji di Pasar Ngingrong menjadi senjata utama. "Selain Pasar Ngingrong, destinasi digital juga akan dikembangkan di kawasan GAP (Gunung Api Purba) Nglanggeran dan Telaga Jonge," kata dia.
Koordinator Genpi Jogja Nunung Elizabeth melalui rilisnya mengklaim bahwa Pasar Ngingrong merupakan destinasi digital pertama di DIY yang mengolaborasikan jemparingan. Jemparingan dipilih sebagai salah satu atraksi bukan tanpa alasan. Ini lantaran Ngingrong akan dikembangkan menjadi destinasi yang mengutamakan adventure experience.
Nantinya, akan ada wisata susur goa serta flying fox. "Tentunya dengan adanya atraksi Jemparingan diharapkan akan semakin menyasar lebih banyak wisatawan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.