Air Tinggal Menetes, Warga Tepus Endapkan Air Keruh untuk Mandi
Warga Padukuhan Duwet di Tepus mengandalkan air keruh dari Kali Wonosari akibat kemarau. Air harus diendapkan sebelum digunakan.
Ilustrasi Korupsi
Harianjogja.com, BANTUL--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul memastikan tidak ada PNS yang jadi terpidana kasus korupsi yang masih aktif bekerja. Namun, pada awal 2018, ada dua PNS yang dipecat karena kasus korupsi.
Kepala Sub Bidang Pembinaan PNS, BKPP Bantul, Nur Hidayah memastikan di lingkup Pemkab tidak ada pegawai yang berstatus sebagai terpidana korupsi.
“Memang Kemendagri mengumumnkan ada ribuan PNS berstatus terpidana korupsi masih aktif, tetapi di Bantul tidak ada,” kata Nur saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/9/2018).
Menurut dia, untuk kasus korupsi yang menimpa PNS di Bantul pernah ada. Namun kasus tersebut sudah selesai dengan dipecatnya dua orang PNS di akhir Januari lalu. “Putusan memecat keduanya karena sudah ada kekuatan hukum tetap dari pengadilan,” jelas Nur.
Nur menambahkan pemecatan kedua orang ini berawal dari pengungkapan pungutan liar di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) pariwisata oleh tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Hasil pengungkapan, ditetapkanlah dua tersangka dan diproses di pengadilan. “Keduanya berstatus sebagai PNS yang bertugas sebagai penarik uang retribusi,” katanya.
Nur menjelaskan setelah vonis pengadilan ditetapkan dan dua terpidana tidak melakukan banding, BKPP langsung memproses pemberhentian tidak hormat. “Surat Keputusan keluar 31 Januari sehingga pada 1 Februari, keduanya bukan lagi PNS di lingkup Pemkab,” kata Nur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Duwet di Tepus mengandalkan air keruh dari Kali Wonosari akibat kemarau. Air harus diendapkan sebelum digunakan.
Presiden Prabowo memimpin rapat antisipasi El Nino, cuaca ekstrem, dan kekeringan yang diprediksi datang lebih cepat pada tahun ini.
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.