Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustrasi medsos
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), perkembangan teknologi menjadi hal krusial yang harus diperhatikan. Saat ini konten berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta berita bohong (hoaks) yang meresahkan lebih mudah tersebar dengan kemajuan media sosial (medsos).
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, Bayu Februarino Putro mengatakan mendekati tahun politik penyalahgunaan medsos sangat rentan. Jika memang ditemukan pelanggaran akan dilakukan tindakan. “Memasuki tahun politik ini tentu kami menggandeng kepolisian untuk berpartisipasi dalam melakukan penanganan. Generasi milenial sekarang tidak lepas dari medsos dan gadget, maka dari itu sangat penting disosialisasikan penggunaan medsos,” kata Bayu seusai acara sosialisasi bijak dalam menggunakan medsos, di Semanu, Senin (17/9/2018).
Menurut data yang ada hampir 60% warga DIY setiap harinya aktif diberbagai medsos. Terlebih saat ini banyak pemilih pemula yang merupakan kaum milenial mereka perlu pendekatan khusus agar tidak termakan isu yang dapat memecah belah masyarakat. Untuk menghindari timbulnya konten hoax Kominfo RI sejak beberapa waktu lalu menurut Bayu, sudah melakukan pemblokiran konten yang dianggap menyimpang. “Sudah ada yang diblokir Pusat, harapannya masyarakat dapat menjaring informasi dan menangkal hoaks,” ucapnya.
Anggota Komisi A DPRD DIY, Bambang Krisnadi mengatakan meski saat ini suhu politik nampak mulai memanas, diharapkan masyarakat tidak mudah terpancing dengan kondisi itu. “Anak muda memang terkadang emosinya sulit dikendalikan, makannya dengan pendekatan khusus diperlukan. Pemahaman perlu diberikan agar mereka tidak salah jalan,” ucapnya.
Kegiatan sosialisasi terkait penggunaan medsos diharapkannya memberi pemahaman pada anggota komunitas yang ada di Gunungkidul. Peran komunitas dan anak muda cukup tinggi, sehingga jika menemukan penyimpangan diharapkannya dapat melaporkan ke pihak berwajib dan kemudian dilakukan tindakan khusus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.