PHRI DIY Soroti Penginapan Diduga Tak Berizin di Gumaton
PHRI DIY menyoroti penginapan yang diduga belum berizin di Gumaton dan Jeron Beteng serta potensi kebocoran PAD Kota Jogja.
Ilustrasi penangkapan oleh polisi. (Freepik)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo akhirnya mendapat petunjuk ihwal identitas pelaku pencurian ponsel yang terjadi di Lapangan Pengasih, Selasa (7/11/2023) lalu.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan Polres Kulonprogo mendapat informasi dari penyidik Polsek Sedayu bahwa tersangka diamankan di Polsek tersebut dan mengakui pernah mencuri ponsel di Lapangan Pengasih.
"Kami terima informasi dari penyidik Polsek Sedayu, tersangka diamankan di Polsek. Pada saat diperiksa mengakui telah mengambil di Pengasih," kata Noviartuti, Senin (11/12/2023).
Tersangka pencurian ada tiga orang yaitu berinisial J, yang masih buron; lalu HAG dan HG, keduanya warga Bantul.
Kejadian tersebut berawal ketika tiga orang sedang bermain sepak bola di Lapangan Pengasih pada Selasa (7/11/2023) sekitar pukul 17.30 WIB.
Mereka menaruh ponsel masing-masing di tas yang diletakkan di dekat angkringan di Lapangan Pengasih.
BACA JUGA: Ditinggal Tonti, Dua Ponsel Hilang Dicuri
Selesai bermain sepak bola, anak-anak tersebut mengecek ponselnya yang berada di tasnya masing-masing.
Mereka mendapati ponsel tersebut sudah tidak ada di tempatnya. Mereka lantas melapor kepada orang tua masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PHRI DIY menyoroti penginapan yang diduga belum berizin di Gumaton dan Jeron Beteng serta potensi kebocoran PAD Kota Jogja.
Tim penilai pusat mengevaluasi pengelolaan sanitasi di TPST Donokerto dan Madurejo, Sleman, untuk menilai layanan, regulasi, dan keberlanjutan.
DEN menilai skema impor BBM, minyak mentah, dan LPG melalui BLU Lemigas berpeluang menekan harga, dengan syarat biaya dan risiko terkendali.
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang 136 km barat daya Gunungkidul pada Selasa malam, 27 Oktober 2026. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Microsoft membuka program keluar sukarela bagi sekitar 60.000 karyawan di AS, Inggris, Kanada, dan India hingga 31 Desember 2026.
Pemkab Bantul menyiapkan satu KK berisi empat jiwa untuk transmigrasi ke Polewali Mandar, Sulbar. Sebanyak 25 KK masih masuk daftar tunggu.