Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hasil tes DNA oleh DVI Polda DIY menyimpulkan bahwa mayat Mr X yang ditemukan di Pantai Parangendog, Parangrejo, Girijati, Purwosari, pada Rabu (25/7/2018) silam adalah Sutardi, 30.
Sutardi sendiri merupakan korban laka laut yang hilang di Pantai Nampu, Kecamatan Panggang, pada Sabtu (14/7/2018) lalu. Korban hilang usai terjatuh ke laut dari tebing di pantai tersebut.
Kapolsek Purwosari, AKP Budi Kustanto mengatakan pihaknya menerima hasil tes DNA secara tertulis dari Bidang Dokes Polda DIY. Dari hasil pemeriksaan, DNA pada jasad tersebut identik dengan DNA orang tua Sutardi, yakni Marsidi dan Sukiyah.
"Jadi dapat dipastikan temuan jasad Mr X, memang benar-benar jasad korban laka laut [Pantai Nampu] dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan tidak terbantahkan secara genetik ,” ucap AKP Budi Kustanto, Rabu (26/9/2018).
Dikatakan Budi secara lisan hasil Tes DNA telah disampaikan kepada keluarga korban. Adapun untuk jenazah Sutardi sudah dimakamkan di tempat asalnya yakni di pemakaman umum Banjaran, Dusun Parangrejo, Desa Girijati, Kecamatan Purwosari, pada Jum\'at (27/7/2018) lalu.
Seperti yang diberitakan Harianjogja.com sebelumnya, kronologi hilangnya Sutardi hingga identitasnya terkuak berawal dari laka laut di Pantai Nampu, Kecamatan Panggang pada Sabtu (14/7/2018) lalu. Korban diketahui hilang usai terjatuh dari tebing di pantai tersebut.
Selama sepekan lebih usai peristiwa tersebut, Sutardi belum jua ditemukan. Hingga pada Rabu (25/7/2018), warga Desa Girijati, Kecamatan Purwosari digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di Pantai Parangendog.
Polisi menduga mayat tanpa identitas tersebut merupakan Sutardi, korban laka laut yang terjadi di Pantai Nampu. Namun saat itu pihak kepolisian belum bisa memastikan, dan masih menunggu proses identifikasi yang berlanjut dengan pengambilan sampel DNA kedua orang tua Sutardi.
Pada akhirnya hasil tes DNA telah keluar dan disimpulkan bahwa memang benar mayat misterius di Pantai Parangendog adalah Sutardi, korban laka laut di Pantai Nampu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.