BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Pemkab Sleman/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman meluncurkan majalah berbahasa Jawa dengan nama Memetri. Majalah yang diterbitkan dua kali dalam setahun itu bertujuan untuk menjaga eksistensi keragaman budaya daerah.
Kepala Disbud Sleman, Aji Wulantoro, mengatakan Memetri merupakan singkatan dari memasah endahing manah emut trapsilaning rasa ingwang. Memetri mengandung makna mengasah keindahan hati untuk membentuk jati diri manusia menuju perilaku dan budi pekerti yang luhur.
"Majalah itu akan terbit dua kali dalam setahun untuk menjaga eksitensi keragaman budaya daerah khususnya budaya Jawa dalam memperkuat jati diri," kata Aji pada peluncuran Memetri, Selasa (25/9/2018). Materi yang tertuang dalam majalah antara lain berita dinas, potensi seni dan tradisi, sastra, serta berbagai artikel.
Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengatakan bahasa Jawa harus dilestarikan keberadaannya karena merupakan bahasa daerah dan juga aset bangsa. "Lewat unggah-ungguhing basa, di dalam bahasa Jawa terkandung pelajaran tentang sopan santun, tuntutan untuk selalu mawas diri, merendah diri, juga harus menghormati dan menghargai orang lain terutama orang yang lebih tua dan berkedudukan lebih tinggi," kata Sri Purnomo.
Menurutnya, berdasarkan data dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO), bahasa Jawa menduduki urutan ke-18 dari 6.900 bahasa yang ada di dunia. Ia mengatakan saat ini jarang sekali mendapatkan materi dalam media massa yang menggunakan basa Jawa.
Sri Purnomo mengatakan meskipun beberapa media massa baik di koran maupun majalah terdapat rubrik khusus bahasa Jawa, namun terkadang keberadaannya terdesak oleh rubrik lain yang lebih menguntungkan secara ekonomis. Berbagai jenis sastra seperti dongeng jarang dimuat di media massa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.