Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Spanduk ajakan menjadi pemilih cerdas terpampang di ruas Jalan Piyungan-Pleret tepatnya di Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Selasa (3/7/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL--Panitia pemilihan lurah desa (pilurdes) Bantul terus mempersiapkan pemilihan serentak pada Minggu (14/10/2018) mendatang. Selain menyiapkan proses pencetakan surat suara pencoblosan, panitia juga difasilitasi Pemkab Bantul meminjam kotak suara dari KPU.
Kasubag Lembaga Desa, Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Setda Bantul Eddy Muryanto mengatakan untuk pelaksanaan pilurdes, seluruh panitia di 30 desa telah melakukan berbagai persiapan. Rencananya dalam pemilihan serentak ini akan didirikan 791 tempat pemungutan suara (TPS).
Guna mendukung kelancaran dalam pemilihan di TPS, panitia yang difasilitasi Pemkab akan meminjam kotak suara milik KPU. Menurut dia, peminjaman dilakukan karena Pemkab tidak memiliki kotak suara untuk wadah surat suara hasil pencoblosan.
“Kami akan pinjam karena kebetulan KPU memiliki logistik ini. Untuk kelancaran rencananya yang dipinjam sebanyak 791 kotak suara,” kata Eddy, Kamis (27/9/2018).
Persiapan lain, lanjut dia, Pemkab sudah menyerahkan anggaran kepada panitia pilurdes di setiap desa untuk pengadaan surat suara. Menurut Eddy, proses pencetakan dan pengadaan ditangani langsung oleh masing-masing panitia.
“Saat ini pencetakan surat suara masih proses. Sedang untuk jumlahnya, yang tahu pasti adalah masing-masing panitia di setiap desa,” ucap dia.
Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Setda Bantul Jazim Azis menambahkan untuk kelancaran pemilihan, Pemkab sudah mengalokasikan anggaran Rp25.000 untuk seorang warga yang terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT) pilurdes. “Dana ini digunakan untuk semua kegiatan mulai dari awal sampai akhir pelaksanaan pilurdes,” kata dia.
Jazim menuturkan total jumlah calon yang akan bertarung di Pilurdes 2018 sebanyak 88 orang dan tersebar di 30 desa. Untuk jumlah di setiap desa tidak sama dengan calon paling sedikit dua orang dan paling banyak lima orang. “Semua sudah kami persiapkan dan mudah-mudahan berjalan dengan aman dan lancar,” ucap dia.
Ditambahkan dia, untuk mengurangi potensi konflik dan pelaksanaan pemilihan jujur serta damai akan dilaksanakan deklarasi damai Pilurdes 2018. Rencananya deklarasi dilaksanakan pada Rabu (3/10/2018) mendatang dengan menghadirkan seluruh calon.
“Harapannya semua calon bisa hadir dan menandatangani pemilihan secara damai,” jelas Jazim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
FAO menyebut gangguan pelayaran Selat Hormuz memicu kelangkaan pupuk global, menaikkan harga energi dan mengancam produksi pangan.
Kejagung melelang 436.283,08 ton batu bara terkait perkara Samin Tan dengan nilai limit Rp178,8 miliar.
DPRD Kota Jogja mendorong penataan PKL Malioboro dilakukan holistik, termasuk meningkatkan kunjungan ke Teras Malioboro.
Rusia diduga memasok informasi intelijen kepada Iran lewat satelit mata-mata untuk membantu serangan presisi terhadap aset militer AS.
KPK mengungkap modus kasus HGB Summarecon yang menyeret pejabat ATR/BPN, pihak swasta, dan uang sitaan senilai Rp106,3 miliar.