Warga Desa Teratas di Merapi Tingkatkan Kewaspadaan

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Jum'at, 28 September 2018 10:17 WIB
Warga Desa Teratas di Merapi Tingkatkan Kewaspadaan

Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi memasuki fase magmatik. Warga Lereng Merapi beraktifitas normal dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto mengatakan dari Kamis (20/9/2018) pihaknya memberitahukan warga agar tetap menjaga kewaspadaan terkait erupsi Merapi. "Saat ini warga beraktifitas seperti biasanya. Tentunya Merapi suatu saat pasti akan meletus, tapi kita tingkatkan kewaspadaan," ujar Heri pada Harianjogja.com Kamis (27/9/2018).

Heri mengatakan pihaknya mempersiapkan mitigasi bencana melalui berbagai lini. "Kan ada Destana [Desa Tangguh Bencana], juga di sekolah-sekolah yang siap dalam menghadapi bencana," katanya.

Heri mengatakan pihaknya tetap berkordinasi dengan pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman. Pihaknya pun sudah menyiapkan berbagai infrastuktur dalam mitigasi meletusnya Gunung Merapi.

Sebelumnya, Ketua BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan meski pihaknya memprediksi letusan Merapi masih lama, namun pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada. "Kesiapsiagaan saat Merapi untuk mengurangi dampak kerugian," ujar Joko.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online