Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Bazaar makanan dan produk UMKM di Hartono Mall Jogja menjadi daya tarik pengunjung di libur panjang HUT Ke 73 Republik Indonesia, Jumat (17/8/2018). /Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (KUKMP) Bantul terus berupaya mendampingi agar semua usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki izin, minimal izin usaha mikro kecil (IUMK).
Sampai saat ini dari 46.378 UMKM, baru 13.674 UMKM yang memiliki IUMK.
Padahal mengurus IUMK gratis melalui kecamatan.
"Yang belum izin ini kebanyakan belum tahu," kata Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah, Dinas KUKMP Bantul, Jawahir, Kamis (27/9/2018).
Jawahir mengatakan IUMK wajib dimiliki oleh semua usaha mikro kecil dan menengah. Dengan adanya IUMK, UMKM mendapat kepastian hukum dalam menjalankan usahanya, mendapat pendampingan, dan dapat mengakses modal dari lembaga permodalan, serta akses bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bantul, provinsi, hingga pusat.
Untuk mengurus IUMK pun tidak sulit. Hanya butuh beberapa jam jika persyaratan lengkap IUMK sudah bisa diterbitkan dari kecamatan. Setelah ada IUMK pihaknya juga mudah memfasilitasi UMKM untuk memasarkan produk hasil usahanya melalui festival, pameran di dalam dan luar daerah.
Dinas KUKMP Bantul menargetkan pada 2022 nanti sudah tidak ada UMKM yang tidak berizin. Tahun ini minimal 25% dari UMKM yang belum berizin bisa mengurus izinnya. "Kami terus berikan pengertian jika usahanya sudah legal akan mendapatkan berbagai kemudahan," ujar Jawahir.
Ketua Forum Kewirausahaan Bantul, Deddy Prasetyawan mengatakan banyaknya UMKM yang belum memiliki IUMK sebenarnya bukan kesalahan UMKM, tetapi lebih pada Pemerintah Kabupaten Bantul yang kurang dalam menyosialisasikan IUMK. Sebab yang ia temukan di lapangan banyak UMKM tidak mengerti cara mengurus IUMK, bahkan tidak mengetahui apa manfaatnya IUMK. Para pengelola usaha mikro, kecil, dan menengah hanya fokus menjalankan usaha.
"Jadi sebenarnya bukan tidak mau mengurus IUMK tetapi lebih pada ketidaktahuan. Kebanyakan yang sudah diinformasikan manfaatnya IUMK dapat mengurus kredit lunak tanpa jaminan dan akses bantuan lebih mudah, pada mengurus izin," kata Deddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.