Alasan Siswa Sekolah Rakyat dari Gunungkidul Belajar di Sleman-Bantul
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Ruang tunggu sepeda/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Bantul Suhirman mewacanakan gerakan bersepeda ke sekolah. Rencananya gerakan ini dilakukan satu bulan sekali setiap hari Jumat.
“Masih kami rumuskan dan nanti akan kami buatkan surat edaran. Gerakan ini juga masuk dalam rangkaian pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah,” kata Suhirman kepada wartawan, Jumat (5/10/2018).
Menurut dia, wacana menghidupkan gerakan bersepeda ke sekolah karena ingin menggerakkan program Bantul Ngepit. Selain itu, gerakan ini juga sebagai upaya mendidik karakter dan menggiatkan siswa dan perangkat di sekolah untuk gemar berolahraga. “Tidak hanya siswa, tetapi guru dan pegawai lain juga harus bersepeda,” kata dia.
Namun, program ini hanya bersifat imbauan bukan keharusan mengingat banyak siswa dan guru yang rumahnya jauh dari sekolah. “Ya kalau jaraknya dekat tidak ada masalah, tetapi kalau jauh jelas sulit,” kata dia.
Suhirman berharap kegiatan ini dapat memberikan pendidikan karakter bagi para siswa. “Bersepeda mengajarkan siswa pentingnya toleransi, hidup sederhana serta mengajarkan untuk terus bekerja keras,” jelas dia.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banguntapan, Joko Kustanto mengaku tidak mempermasalahkan wacana Balai Dikmen untuk menghidupkan program bersepeda ke sekolah. Menurut dia, langkah ini patut didukung karena memberikan banyak manfaat. “Selain sehat, dengan bersepeda juga mengurangi macet dan polusi,” kata Joko.
Dia menambahkan gerakan bersepeda juga sebagai upaya menanamkan nilai luhur kepada siswa untuk terus tekun, belajar hidup sederhana dan terus bekerja keras.
“Kalau nanti jadi dilaksanakan, kami siap memberikan imbauan kepada seluruh elemen untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan bersepeda ke sekolah,” ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Gula aren memang lebih alami, tetapi tetap bisa memicu kenaikan gula darah dan kalori jika dikonsumsi berlebihan.
Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik resmi dijual mulai Rp300 ribu dengan kapasitas GBK terbatas.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.