Sri Sultan Dorong Jamsostek Menjangkau Pedagang Kecil dan Pekerja Informal di DIY
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Kirab sebelum prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti sebagai bagian dari perayaan HUT Pemkot Jogja ke 262, Kamis (4/10/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah jalan di Jogja dilakukan rekayasa lalu lintas pada Minggu (7/10/2018) malam. Rekayasa dilakukan terkait gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2018.
Koordinator WJNC Yetti Martanti mengatakan gelaran tersebut merupakan bagian dari HUT Kota Jogja. Ajang tersebut juga diklaim akan mendunia karena dijadikan salah satu kalender wisata nasional. Disaat bersamaan, ada 250 pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) yang akan hadir untuk mengikuti konferensi.
"Media dan agen baik dalam maupun luar negeri secara khusus juga diundang untuk melihat potensi wisata budaya yang ada di Jogja," katanya dalam jumpa pers di Balaikota, Jumat (5/10/2018).
Dia menjelaskan, agar bisa masuk kalender wisata nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maka WJNC harus digelar lima kali berturut-turut dalam waktu, tema dan lokasi yang sama. "Tahun ini kami gelar yang ketiga kalinya sejak 2016 lalu. Kalau sudah masuk kalender wisata nasional, maka akan dipromosikan lebih luas. Baik nasional maupun internasional," katanya.
Pada WJNC tahun ini terdapat 1.410 peserta yang terlibat perwakilan dari 14 kecamatan di Jogja. Masing-masing kecamatan menentukan tokoh wayang yang diusung. Mulai dari kostum, koreografi dan properti mereka akan tampil berbeda. Selain itu pada gelaran tahun ini dipilih tiga jenis musik sebagai pengiring selama karnaval. "Kami pastikan MJNC tahun ini lebih bagus dibanding dua tahun sebelumnya," katanya.
Pertunjukkan flashmoob oleh seluruh peserta juga digelar sebelum acara dibuka dan setiap pergantian musik. Tontonan tersebut akan semakin meriah sekaligus menjadi pembeda dengan karnaval-karnaval lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 15 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.