Rute dan Jadwal Bus KSPN dari Malioboro Jogja Pantai Parangtritis Rabu 23 September
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis pada Rabu (23/9/2026) dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Kepala BKIPM Kelas I Yogyakarta Hafit Rahman (kanan) menerima bantuan dari donatur untuk kemudian disalurkan kepada korban gempa dan tsunami di Sulteng, Jumat (5/10/2018) pekan lalu./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Bantuan untuk korban gemppa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) terus berdatangan. Kali ini Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keaamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Yogyakarta yang mengirimkan puluhan paket bantuan kepada korban yang dihimpun dari berbagai donatur internal BKIPM maupun mitranya yang peduli terhadap korban bencana tersebut.
Kepala BKIPM Kelas I Yogyakarta Hafit Rahman menjelaskan paket bantuan itu dihimpun dari berbagai elemen masyarakat serta internalnya melalui posko BKIPM Yogyakarta. Ia mengapresiasi besarnya respons masyarakat dalam memberikan bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Sulteng.
Bantuan itu akan langsung didistribusikan ke Palu, Donggala dan Sigi. "Beberapa bantuan ini kami dapatkan juga dari Lembaga Anak Hebat Indonesia serta ibu-ibu yang tergabung dalam pengajian kajian Jumat pagi di Jogja, mempercayakan kepada kami untuk menyalurkan bantuan," ucapnya kepada Harian Jogja, Senin (8/10/2018).
Hafit mengaku bertanggungjawab penuh atas distribusi bantuan itu agar tepat sasaran kepada korban yang benar-benar membutuhkan. Oleh karena itu, timnya akan terus mengawal dan memastikan bahwa bantuan itu sampai ke tangan para korban. Bantuan itu dari Jogja akan diterbangkan menuju Balikpapan. Kemudian melalui BKIPM Balikpapan, bantuan dikirim ke posko Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Palu.
"Kami bertanggungjawab penuh atas titipan ini dan akan kami distribusikan melalui BKIPM Balikpapan untuk kemudian dibawa ke posko KKP di Palu, sehingga bantuan ini bisa tepat sasaran karena ada posko kami dari KKP di sana," katanya.
Kasi Pengawasan dan Pengendalian Informasi BKIPM Kelas I Yogyakarta Haryanto menambahkan bantuan yang dikirim sangat beragam sesuai dengan kebutuhan para korban yang sebelumnya sudah diidentifikasi oleh posko KKP di Palu. Antara lain, pakaian yang sudah dipisahkan sesuai paket, baik pakaian pria, wanita dan anak-anak. Selain itu ada makanan dan kebutuhkan khusus untuk anak seperti susu, popok bayi, tisu, masker dan kain.
Paket tersebut juga berisi makanan kering sejenis biskuit dan mi instan. "Jenis barang yang kami kirim ini sebelumnya sudah kami identifikasi sesuai bantuan di lapangan. Total paket yang kami kirim ini beratnya sampai 550 kilogram," katanya.
Dia mengatakan pada Agustus 2018 lalu BKIPM Yogyakarta juga mengirim bantuan bagi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). "Kalau yang [gempa] Lombok kami juga mengirim tenda baju layak pakai, selimut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis pada Rabu (23/9/2026) dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.