BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
PKL di Taman Denggung, Dusun Jaran, Desa Tridadi, Sleman pada Jumat (12/10/2018). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN--Taman Denggung masih dalam tahap penyelesaian tanah untuk ditata. Pedagang Kaki Lima (PKL) mengaku siap apabila penataan dilakukan, namun sosialisasi belum juga dilakukan.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan untuk penataan Taman Denggung, Dusun Jaran, Desa Tridadi, Sleman masih dalam tahap penyelesaian tanah. "Tanahnya kan masih tanah kas desa Tridadi, nantinya kalau sudah milik Pemkab baru mulai penataan," katanya pada Selasa (9/10/2018).
Menurutnya, Taman Denggung nantinya akan ditata dan diperuntukan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Sleman. Penataan akan mengikuti Detail Engineering Design (DED) yang akan dibuat.
Sementara itu, pedagang di Taman Denggung Erna Redya Wati mengatakan apabila Taman Denggung ditata maka pedagang siap mematuhi penataan tersebut. "Sampai saat ini belum ada informasi lagi seperti apa, tapi kami sebenarnya siap kalaupun nanti dibuat kayak ruko-ruko dan kami menyewanya," ujar Erna pada Harianjogja, Jumat (12/10/2018).
Menurut Erna, saat ini pihaknya dikordinir melalui satu paguyuban PKL yaitu Paguyuban Taman Gajah. Ia sudah berjualan di Taman Denggung sejak tiga tahun lalu.
"Biasanya kalau ada acara dan harus clear area, itu juga kami sudah mengosongkan, kalaupun ditata ya siap. Bilangnya Agustus lalu, tapi nanti malah di November pun ada acara kok," ujar Erna.
Sudah Tidak Layak Anak
Sebelumnya, Taman Denggung diperuntukkan sebagai Taman Layak Anak. Namun, taman tersebut tidak sesuai standar dan dikatakan tidak layak anak.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Junaidi mengatakan beberapa hal yang membuat Taman Denggung tidak layak anak antara lain emisi yang terlalu tinggi karena berdekatan dengan Jalan Nasional, dan beberapa fasilitas di taman yang tidak cocok untuk anak.
"Tahun ini sudah direncanakan membangun taman layak anak baru, pencanangannnya tahun ini, tapi sudah masuk masterplan di 2017," ujar Junaidi. Lokasi yang akan dipakai sebagai taman layak anak baru yaitu di Depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Jalan KRT Pringgodiningrat, Dusun Drono, Desa Tridadi, Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.