Polda Metro Akui Ajukan Penundaan Transaksi Rekening Mandiri Mas Botok
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA - Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan kesepakatannya terkait rencana pembangunan jalan tol Jogja-Bawen yang akan melewati Borobudur. Bentuk pembangunan disarankan melayang agar tidak banyak memakan lahan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan pihaknya tidak mempersoalkan adanya penolakan tol Jogja-Bawen oleh DPRD Jawa Tengah karena hal itu menjadi urusan internal provinsi tersebut. HB X mengakui sudah bertemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo namun tidak membahas secara spesifik.
"Tetapi saya tidak sempat membahas masalah itu karena itu urusan Jawa Tengah, tetapi pak Ganjar memberikan ruang [diskusi]," ungkapnya di Kepatihan, Jumat (19/10/2018).
Sultan menambahkan sejak awal, ia lebih sepakat jika tol Jogja-Bawen rutenya tidak secara langsung, melainkan melewati Secang - Borobudur baru kemudian masuk ke DIY, dalam hal ini Sleman. Mengingat rencana awal pembangunan tol ini akan melewati sebelah timur Sungai Krasak. Padahal jalur itu termasuk kawasan rawan bencana sehingga kemudian dipindahkan menjadi Bawen-Secang- Borobudur-Jogja.
"Kalau dari awal kita bukan dari Bawen, kita dari Borobudur. [Meskipun di Perda DIY No.2/2010 RTRW] Iya tapi Jogja-Bawen tidak bisa dibangun, arep lewat endi wong dalan sing saiki wae keno lava kok arep dibangun, karena [rencana awal] mau membangunnya kan di sebelah timur Kali Krasak, berarti kan makin dekat Srumbung, dekat Merapi. Akhirnya dipindahkan, pengertian Jogja - Bawen itu tadinya langsung akhirnya dipindahkan Bawen-Secang-Borobudur-Jogja, kemudian dari Jogja-Solo kan gitu," ucapnya.
Meski ada pemindahan itu, Sultan menegaskan dalam review Perda No.2/2010 tentang RTRW tidak perlu diubah lagi. Dengan alasan, pemindahan rute itu dinyatakan sudan klir. Adapun bentuknya, lanjut Sultan, tol itu akan dibangun dengan melayang terutama jika sudah memasuki kawasan DIY. "Kalau kita sudah klir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.