Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Bupati Gunungkidul Badingah saat melepas peserta kirab untuk memperingati Hari Santri Nasional di Alun-Alun Wonosari, Senin (22/10/2018). /Ist- Dok Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hari Santri Nasional harus disikapi dengan bijak oleh santri dan pesantren terkait kontestasi di tahun politik. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Cabang NU Gunungkidul Arif Gunadi usai mengikuti peringatan Hari Santri di Alun-Alung Wonosari, Senin (22/10/2018).
Menurut dia, kalangan pesantren harus menjaga independensi dan netralitas. Sebagai lembaga pendidikan, pondok pesantren tidak boleh ikut politik praktis dan tetap fokus dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. “Seyogyanya pesantren hanya khusus untuk pendidikan,” katanya kepada wartawan.
Menurut dia, di dalam masa kampanye, bawaslu selaku pengawas pemilu harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya secara maskimal. Sebagai contoh, sambung Arif, apabila ada yang memanfaatkan pesantren untuk kampanye harus diingatkan. “Pada prinsipnya harus menaati aturan yang dibuat oleh KPU sehingga potensi pelanggaran bisa ditekan,” katanya.
Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan apel santri yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Santri Nasional. Menurut dia, santri dan ulama memiliki peran yang sangagt besar untuk memajukan Gunungkidul. “Keberhasilan di Gunungkidul juga tidak lepas dari santri dan ulama,” katanya.
Dia pun berharap pendidikan yang diberikan di pondok pesantren dapat menambah wawasan tentang pengetahuan yang dimiliki para santri. Selain itu, para santri juga memiliki pendidikan karakter yang baik sehingga ilmu yang didapatkan selama pendidikan dapat memberikan manfaat di masyarakat secara luas.
“Adanya banyak pondok pesantren di Gunungkidul. harapannya para pesantren ini bisa mendidik para santri untuk dapat semoga dapat berguna bagi nusa bangsa, agama. Selain itu, saya juga meminta peran santri dalam upaya memajukan Gunungkidul,” kata Badingah.
Selain apel, di dalam peringatan Hari Santri juga dilaksankaan pawai yang melibatkan para santri dari penjuru Gunungkidul. Pawai dilakukan dari Alun-Alun Wonosari menuju balai desa Kepek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya