Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Belasan karyawan UKDW menerima penghargaan atas masa bakti 25 tahun dalam perayaan Dies Natalis ke 56, Rabu (31/10/2018)./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA--Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta merayakan Dies Natalis ke-56, Rabu (31/10/2018). Kendati program studi baru bermunculan dan banyak calon mahasiswa yang mendaftar, UKDW akan tetap selektif dan mengutamakan kualitas akademik.
Rektor UKDW Henry Feriadi mengatakan jika dibandingkan tiga tahun lalu, jumlah mahasiswa sudah mengalami peningkatan. Pada 2015 tercatat 3.500 mahasiswa sementara pada 2018 ini tercatat 4.500 mahasiswa. Tahun ajaran 2018-2019 ini saja menjadi rekor tertinggi UKDW dalam menerima mahasiswa baru yaitu sebanyak 1.244 yang terdiri dari 1.088 mahasiswa S1, 101 mahasiswa profesi, dan 55 mahasiswa S2 dan S3.
Ia mengatakan saat ini jumlah mahasiswa UKDW menuju jumlah yang ideal yaitu 5.000 mahasiswa. Jumlah tersebut terhitung ideal dari segi rasio dosen, pembiayaan, dan juga pemasukan. "Kami tidak berlomba-lomba memasukkan mahasiswa. Kami pilih secara selektif di setiap prodi. Kami meyakini setiap kegiatan belajar berjalan dengan baik," katanya saat perayaan Dies Natalis bertema Kreatif dan Inovatif Mengembangkan Duta Wacana yang Inspiratif.
Feriadi mengatakan kualitas mahasiswa akan menjadi titik tujuan berjalannya kegiatan perkuliahan di UKDW, meski jika dilihat dari akreditasinya UKDW bukan perguruan tinggi terbaik. Rektor memaparkan dari 1.400 perguruan tinggi di Indonesia, UKDW masuk 70 perguruan tinggi terbaik.
Menurut dia, salah satu keunikan UKDW terletak pada pembentukan soft skill mahasiswa yang dilakukan dengan KKN tematik maupun reguler sampai Sumba Tengah dan Sumatra. "Kami satu-satunya kampus yang bekerja sama dengan Bawaslu DIY dan dinamakan KKN Tematik Pemilu," jelas Rektor.
Selain kepada mahasiswa, UKDW juga memberikan layanan yang baik bagi pegawai. Salah satunya dengan mengelola dana pensiun secara mandiri atas izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sudah terbit Agustus kemarin.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta Bambang Supriyadi mengapresiasi banyaknya mahasiswa yang ingin mendaftar ke UKDW terutama untuk Fakultas Kedokteran. Hal tersebut patut dibanggakan karena Fakultas Kedokteran UKDW maju dari sisi kualitas. Hal itu mengingat ada banyak perguruan tinggi yang membuka fakultas kedokteran hanya untuk menarik pendapatan.
“Saya apresiasi UKDW menerima sesuai daya tampung. Meski mahasiswa hanya 5.000, tetapi kualitas bagus dan bayar per semesternya bisa mahal. Kalau degree competition bagus, [mahasiswa] tidak takut bayar mahal," ucap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.